Daftar Blog Saya

Tampilkan postingan dengan label BIOGRAFI / ULASANKU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BIOGRAFI / ULASANKU. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Mei 2025

In Memoriam Ibu, Ayah, Datuk Hamdan Bin Sheikh Tahir, dan tali kerabat kami dengan Sheikh Ahmad Khatib al Minangkabawi


IN MEMORIAM
AYAH , IBU , KEDEKATANNYA DENGAN  TUN DATO HAMDAN BIN SHEIKH TAHIR, PULAU PINANG MALAYSIA
 (SEBUAH KENANGAN)

Ayah dan ibu , aku juga, pernah tinggal di Johor Baru , karena ayah mendapat tugas untuk mengajar di malaysia. Saat itu Malaysia  mulai menjalin kerjasama dengan pemerintah Indonesia. Jadi banyak dosen dan guru-guru Indonesia dikirim oleh pemerintah RI untuk  meningkatkan kualitas pendidikan di Malaysia. Ayah  mendapat tugas  tahun 1969 sampai dengan tahun 1974. 

Ayahku Amir Achmad

Ayahku, Amir Achmad




Banyak kerabat ibuku yang berasal dari Sumatera Barat , sudah menjadi warga negara Malaysia. Salah satunya , tokoh pendidik terkenal Tun Dato Hamdan  Bin Sheikh Tahir. Yang pada tahun 1989-2001 , mendapat amanah untuk menjadi Yang DiPertua Negeri Pulau Pinang Malaysia. Saat kami tinggal di Johor Baharu  itulah ,  kekerabatan ayah, ibu  dengan Datuk Hamdan (panggilan hormat kami kepada beliau)   kian erat terjalin. 

Tun Dato Seri  Hamdan bin Sheikh Tahir, saat menjadi Yang Dipertua Pulau Pinang Malaysia 


Tun Dato Seri  Hamdan bin Sheikh Tahir,
saat menjadi Yang Dipertua Pulau Pinang Malaysia 


Screenshoot  dari buku biografi Tun Dato Seri  Hamdan bin Sheikh Tahir, Malaysia.





CERITA DALAM FOTO 

Kiri : Dato   Hamdan bin Sheikh Tahir, Kanan: Amir Achmad ayahku 


Ayah  (alm) Amir Achmad, di tengah, pakai baju hitam. Di samping kanan ayah,  paman sepupu ibuku , Datuk Tun Hamdan Bin Sheikh Tahir (alm_.  Yang pernah menjadi  Yang Dipertuan Negeri Pulau Pinang Malaysia. Berfoto  bareng di depan Pusat Falak Sheikh Tahir, Pulau Pinang Malaysia. 

Ayah dari  Dato Hamdan Bin Sheikh Tahir ,  adalah Sheikh Tahir , dikenal dengan nama lengkapnya  Muhammad Tahir Jalaluddin , ulama terkenal Malaysia, yang memiliki keahlian ilmu Falak. 
Muhammad Tahir Jalaluddin 


Muhammad Amin Datuk Bagindo , Kakak kandung Muhammad Tahir Jalaluddin 

Muhammad Tahir Jalaluddin, adalah adik kandung dari  Muhammad Amin  Datuk Bagindo (kakek ibuku).   






Ibuku  (alm) , berbaju merah. Bersama sepupu dan keponakan, bersilaturahmi kepada paman sepupu ayahnya, Dato Hamdan Bin Sheikh Tahir (tengah) , di  kediaman resminyua sebagai  Yang Dipertua Negeri Pulau Pinang, Malaysia. Gedung SERI MUTIARA, 

Ibuku Saat berada di SERI MUTIARA Pulau Pinang , kediaman resmi (rumah dinas) Datuk Hamdan Bin Sheikh Tahir sebagai  Yang Di Per Tua   Negeri Pulau Pinang Malaysia (1989-2001)

Potret Keluarga Datuk Hamdan Bin Sheikh Tahir , bersama anak istri dan menantu serta cucu 


Foto lawas, aku  (tengah) bersama Aisah putri dari Dato Hamdan bin Sheikh Tahir, saat berkunjunga ke Indonesia , di Hotel Cipaku Indah. 



SYEKH AHMAD KHATIB,  IMAM MASJIDIL HARAM YANG  SEPUPU  KAKEK BUYUTKU


Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi , adalah salah satu dari  3 ulama asal Indonesia  yang pernah menjadi  Imam Masjidil Haram .  

Tiga (3) ulama  asal Indonesia, yang pernah menjadi Imam Masjidil Haram di Makkah Al Mukaromah. Syekh Jumaid al Batawi , Syekh Nawawi Al Bantani, Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi . 

Syekh Ahmad Khatib , saudara sepupu Muhammad Amin Datuk Bagindo dan Muhammad Tahir Jalaluddin,  adalah putra dari Limba Uray (ibunya)  wanita  dari Kampung Tuo Ampe Angke Bukittinggi . 

Limba Uray  memiliki kakak perempuan bernama Gandam Uray ,  yang wafat ketika putra bungsunya (Muhammad Tahir Jalaluddin ) masih kecil . Muhammad Tahir Jalaludin juga telah menjadi anak yatim  (ditinggal wafat ayahnya ) saat masih 2 tahun, dan yatim piatu saat usia 6 tahun. 

Muhammad Tahir Jalaludin setelah dewasa ulama terkenal di Semenanjung Malaysia. 

Muhammad Tahir Jalaluddin 

 Muhammad Tahir Jalaluddin  juga memiliki kakak kandung  lelaki ,   bernama Muhammad Amin  Datuk Bagindo, kakek buyutku dari pihak ibu. 

Muhammad Amin (bin Muhammad bin Jalaluddin) Datuk Bagindo , kakek buyutku  dari pihak ibu. 

Salah satu putra Muhammad Amin  Datuk Bagindo, adalah  Muhammad Yunus Bin Muhammad Amin .  Muhammad Yunus adalah ayah dari ibuku (Noerhajati) , alias kakekku.

Muhammad Yunus Bin Muhammad Amin Datuk Bagindo 

Muhammad Tahir Jalaluddin, yang masih kecil dan yatim piatu ,  diasuh  , dididik dan dibesarkan oleh bibinya Limba Uray (ibu dari Sheikh Ahmad Khatib) . 

Selanjutnya  Muhammad Tahir Jalaluddin  ikut pindah ke Mekah , menyusul kakak sepupunya , lalu  dibesarkan dan dididik oleh kakak sepupunya Syekh Ahmad Khatib , tinggal bersama keluarga besar mertua Syekh Ahmad Khatib juga. 

 Mendapat asuhan , pemeliharaan dan pendidikan yang baik  dari kakak sepupunya sendiri, tumbuh  menjadi  sosok  yang  giat belajar dan mengajar. Muhammad Tahir Jalaluddin  berkuliah di Mesir dan menjadi ulama terkenal di Malaysia, menikahi  wanita Pulau Pinang dan menjadi warga negara Malaysia. 

Salah satu putranya , Datuk Hamdan Bin Sheikh Tahir,  menjadi tokoh pendidikan di Malaysia, dan pernah menjadi  Yang Di Pertua Negeri Pulau Pinang. 

Datuk Hamdan Bin Sheikh Tahir 

  
Ibundaku Noerhajati ,  bersama adik bungsuku  tahun 1997.
 

ALBUM FOTO KENANGAN AYAH DAN KELUARGA DATUK HAMDAN BIN SHEIKH TAHIR 



Kenangan ayahku (alm) saat makan siang  di kediaman Datuk Hamdan Bin Sheikh Tahir , Pulau Pinang Malaysia. 

Kenangan ayahku (alm) saat makan siang  di kediaman Datuk Hamdan Bin Sheikh Tahir , Pulau Pinang Malaysia. 


Kenangan ayahku (alm) saat makan siang  di kediaman Datuk Hamdan Bin Sheikh Tahir , Pulau Pinang Malaysia. 


  Peran Tun Dato DR H Hamdan Bin Sheikh Tahir (Keturunan Minangkabau Indonesia) dalam MEMAJUKAN  PENDIDIKAN DI MALAYSIA 

            Siapakah Menteri di Dunia Pendidikan saat itu? Kemajuan  dunia pendidikan di Malaysia sebenarnya salah satunya tak lepas dari jasa almarhum   Tun Dato DR H. Hamdan Bin Sheikh Tahir  . Beliau adalah  arsitek peningkatan kualitas pendidikan  di Malaysia. 

Ayahanda beliau, bernama Sheikh Muhammad Tahir Jalaluddin , adalah asli  orang Bukittinggi. Sheikh Muhammad Tahir Jalaluddin adalah adik sepupu sekaligus anak angkat ulama terkenal Achmad Khatib al Minangkabau (pernah menjadi imam Masjidil Haram)

            Tahun 1966 hingga tahun 1976  beliau berperan sebagai Ketua Pengarah Pendidikan Malaysia  . Dan di tahun  1976 hingga tahun 1982 memegang  tugas sebagai Naib Canselor Universiti Sains Malaysia , Pulau Pinang (Penang).  Selain sebagai  Wakil Tetap Malaysia dan Duta di UNESCO , Paris , Prancis  dari tahun 1982-1985.

Dan sejak 1 Mei 1989  , DR H. Hamdan Bin Sheikh Tahir  , dengan gelar lengkapnya Tuanku Yang Terutama Dato’ Seri (DR) H. Hamdan Bin Sheikh Tahir .M.N, P.S.M,., D.U.P.N., D.P, DMPN , K.M.N., resmi dilantik sebagai  Tuan Yang Terutama Yang di-Pertua Negeri Pulau Pinang

Pada tahun 1993 bulan Agustus  beliau dilantik sebagai Canselor Universiti Pertanian Malaysia.

Dalam menjalani pelbagai jabatan tersebut  ada jabatan rangkap  yang juga diembannya. Sebut saja sebagai Pengurus Lembaga Gubernur Dewan Bahasa  dan Pustaka 1966 hingga 1976. Selain merangkap sebagai tenaga ahli  di beberapa insititusi kependidikan  Universiti Pertanian Malaysia.  Institut Teknologi Malaysia (sekarang Univeristi Teknologi Malaysia) dan Maktab Tentara di Raja Malaysia

Tahun 1976 hingga  1986 sebagai Persatuan Penyelamat Kelemasan Malaysia.

Begitu banyak peran penting beliau di negeri jiran Malaysia. Jejak pendidikannya antara di mulai dari Sekolah Rendah  Melayu  , Kuala Kangsar, lalu Sekolah menengah Clifford, Raffles College Singapura, termasuk beasiswa yang juga ia peroleh untuk  belajar di University of Nottingham , lalu University of London  dan Universiti Malaya Singapura. . Sementara berbagai  profesi guru  seperti  mengajar di Sekolah Clifford ,   dan sebagai Pengetua  di Sekolah Iskandar Shah , Parit, Perak  dan sebagainya.

Pengabdian dan minatnya di dunia pendidikan ,  telah memberi warna segar  dalam  dunia pendidikan Malaysia. Tak heran jika dulu berbondong-bondong  warga Malaysia mengejar  pendidikan tinggi  di Indonesia, kini mulai terjadi sebaliknya. Dulu Malaysia mengundang banyak dosen dan guru  untuk mengajar di Malaysia , di sekolah menengah , sekolah menangah kejuruan dan perguruan tingginya. 
Ayah ku , salah satu yang memperbaiki pendidikan Fisika sekaligus  Lab Fisika Sekolah Menengah Kejuruan di Sekolah SULTAN ISMAIL Johor Baharu. 
Saat itu ayah ditawari untuk pindah menjadi warga negara Malaysia,  dan menetap di sana. Seorang sahabat ayah , Paman Syahrir, adlaah salah satu  yang  akhirnya menjadi warga negara Malaysia.

 Menghargai guru dengan  gaji atau imbalan  bagi guru dan pendidik yang  luar biasa tinggi. Para guru dan dosen  sangat sejahtera. Maka SDM berkualitas dan berpotensi besar, akan memilih profesi mengajar. Itu hanya salah satu cara untuk meningkatkan kualitas pendidikan, selain fasilitas, laboratorium   yang memadai , dan ilmu eksakta digenjot untuk tahap awal meningkatkan kecerdasan dan  pola pikir. 

Kala itu membuka jalan  mudah bagi  peningkatan kualitas guru, dengan jaminan kesejahteraan para guru , jadi salah satu cara dari banyak langkah yang  diprakarsainya. Mengundang para guru dari Indonesia  juga merupakan gagasan yang tak sedikit memberikan sumbangsih  bagi peningkatan  pendidikan.

Dalam sebuah buku biografi yang dihadiahkan beliau kepada ayah penulis, ia  yakin  bahwa kunci perubahan dan kemajuan suatu bangsa terletak pada sektor pendidikan, lalu kesehatan.
.


LITERATUR:


Tentang Ahmad Khatib



Tentang Muhammad Tahir Jalaluddin







MAKAM TUANKU NANTUO 

Makam Salah satu leluhur, Tuanku Nan Tuo , 7 tahun silam (2018) Sumber foto: Deded Fardianto 

Makam Salah satu leluhur, Tuanku Nan Tuo , 7 tahun silam (2018) Sumber foto: Deded Fardianto 

Makam Salah satu leluhur, Tuanku Nan Tuo , 7 tahun silam (2018) Sumber foto: Deded Fardianto 



MAKAM TUANKU NAN RENCEH /RANCA'


2016



Makam Salah satu leluhur , Tuanku Nan Renceh, 8 bulan silam, sumber foto ARMS.ID

Makam Tuanku Nan Renceh, 8 bulan silam, sumber foto ARMS.ID


Makam Tuanku Nan Renceh, 8 bulan silam, sumber foto ARMS.ID


Makam Tuanku Nan Renceh, 9 tahun silam, sumber foto Andrian Sani 

Makam Tuanku Nan Renceh, 8 bulan silam, sumber foto ARMS.ID






SILSILAH  KELUARGA ( ANAK ANAKKU) 

Leluhur kami  salah satunya adalah Tuanku Nan Tuo dari ibundaku Noerhajati binti Muhammad Yunus bin Muhammad Amin Datuk Bagindo Bin Muhammad bin Jalaluddin (Fakih Saghir) bin Tuanku Nan Tuo

Juga leluhur kami Tuanku Nan Renceh, juga dari garis ibundaku ,ayahnya Muhammad Yunus,  kakek ibuku Muhammad Amin Datuk Bagindo,  adalah putri dari Gandam Urai Binti Abdullah /Tuanku Nan Ranca/Renceh , salah satu putri Tuanku Nan Renceh.

Gandam Urai memiliki adik bernama Limbak Urai. Limbak Urai adalah ibunda dari Sheikh Ahmad Khatib Al Minangkabawi , salah satu ulama Indonesia  yang pernah menjadi Imam Masjidil Haram , setelah Syech Nawawi Al Bantani. 

Muhammad Amin Datuk Bagindo adalah kakak kandung dari Muhammad Tahir Jalaluddin , ulama  Malaysia yang juga ahli ilmu Falak

Belum sempat melengkapi  silsilah ini dengan saudara kandung  lainnya, hanya silsilah yg berhubungan langsung saja  dengan anak anakku,  dan hubungan kekerabatan dengan  Syekh Ahmad Khatib , dan Muhammad Tahir Jalaluddin . 

Garis keturunan Minangkabau  yang berwarna hijau dan merah tua. Ayahku Alm Amir Achmad, berasal dari Palembang Sumatera Selatan. Namun tidak aku peroleh silsilah ayah . 


Rabu, 09 Maret 2022

Emak-emak itu, Partner Sejati Suami dalam Berkarya (3) 1998-2021

Lanjutan dari 2 tulisan sebelumnya 

1. https://berbagigagasan.blogspot.com/2022/02/emak-emak-itu-sahabat-partner-sejati.html

2. https://berbagigagasan.blogspot.com/2022/02/emak-emak-itu-sahabat-partner-sejati_21.html


  • Teknologi pracetak T-Cap dan kamar mandi kapsul (1999)
  • Tiga  (3) kali jadi pemenang /nominasi  Lomba/Sayembara Desain (2002-2003)
  • Merealisasikan Rusunawa Cigugur Tengah (Cimahi) sesuai  desain Sayembara
  • Turut  dalam Tim penyusunan Kepmen Kimpraswil Tap 403/2002. 
  • Teknologi Risha  20 Desember 2004
  • Sistem Struktur Cakra, Sistem Pasca Tarik 
  • Kampung Deret Petogogan  2013-2014
  • Desain Rest Area Gunung Mas 2017
  • Aplikasi SiKasep ,( Si Kumbang dll) Satu Aplikasi untuk Semua  19 Desember  2019




Desain Manggala Giri , tahun 1994, arsitek Arief Sabaruddin 

 1997-1998, Saat Krisis Moneter dan Reformasi 

Tahun-tahun  dimana usaha  kami sebagai jasa   konsultan  arsitektur free lance  mengalami masa sulit. Karena  pesanan  desain arsitektur sangat sepi. Nyaris tak ada. Maka pak suami menuangkan berbagai idenya dalam tulisan-tulisan dan sketsa. Perencanaan di atas kertas.

Namun pengalaman di lapangan cukup tinggi, karena  saat menerima pesanan, tidak hanya membuat desain gambar arsitektur saja. Atau memantau drafter aja. Tapi ikut dalam pelaksanaan, dan pengawasan. Sudah terbiasa  merangkap sebagai mandor juga. 

Kisah Handycam Kenangan , Modal Pribadi untuk Dokumentasi Pekerjaan

Seingatku, di masa sulit, alhamdulillah  masih ada pesanan gambar arsitek  juga. Seorang dokter anak ingin membangun klinik sekaligus toko mainan anak dan apotek. Juga ada ruang kantornya. Perencanaannya tahun 1997. 

Kami memperoleh pembayaran di tahun 1998, uang itu antara lain kami belikan Handycam  dari Ibu Irma. Ibu Irma tetangga kami  seorang penjual dan pemasok elektronik sedang cuci gudang . Lumayan barang baru.

Kami membutuhkan Handycam / kamera untuk proyek atau pekerjaan pak suami sebagai free lancer. Dan kelak kamera  ini akan digunakan oleh suamiku untuk mendukung pekerjaannya di kantor Puskim (Balitbang, Departemen PU).Yaitu saat proses pembuatan panel RISHA yang pertama  kali di Indonesia, panel bersejarah. Tiga  bilah panel yang kelak akan membantu ribuan keluarga korban bencana yang membutuhkan rumah. 

Handycam  ini untuk mendokumentasikan proses pembuatan RISHA yang pertama di Indonesia , Febnruari 2004, di Puskim Balitbang Departemen PU (kementerian PUPR) . Dalam foto, pak suami memagang Handycamp bersejarah itu  dan membuat sendiri  dokumentasi proses penelitian RISHA, sampai  video promosi dan sosialisasi RISHA

T-Cap, karya penemuan teknologi pracetak pertama Arief Sabaruddin, handycam dan kamera sangat penting untuk merekam proses . 

Uji perakitan RISHA pertama di Indonesia, 10 September 2004

Uji ketahanan Gempa ,  21September 2004, di Lab Struktur Puskim Departemen PU , Cileunyi Kabupaten Bandung . RISHA pertama di Indonesia, Rumah Instan Sederhana Sehat , dibuat sendiri dokumentasi foto dan rekaman videonya oleh Arief Sabaruddin menggunakan kamera handycam dan kamera digital pribadi, bentuk totalitas dalam bekerja

Uji ketahanan Gempa ,  21September 2004, di Lab Struktur Puskim Departemen PU , Cileunyi Kabupaten Bandung . RISHA pertama di Indonesia, Rumah Instan Sederhana Sehat , dibuat sendiri dokumentasi foto dan rekaman videonya oleh Arief Sabaruddin menggunakan kamera handycam dan kamera digital pribadi, bentuk totalitas dalam bekerja

Pak Suami Mengajar , Saya Menulis

Pekerjaan  paruh waktu Pak Suami , Arief Sabaruddin, hanya  sebagai pengajar ,asisten dosen di Unpar .Saya pribadi mulai juga  mencuri-curi waktu untuk menulis free lance di media cetak. 

Karena tidak memiliki asisten rumah tangga, jadi cukup padat  pekerjaan rumah tangga dengan 2 anak.Yang esar masih 6 tahun, yang kecil 2 tahun. 

Jadi ketika sempat, saya ikut berkarya. Karyanya  apa saja yang melintas di benak pikiran. Mulai dari artikel, pengalaman parenting, sampai membuat resep masakan saja saya tulis. Juga ketika kami ada bepergian, itupun jai bahan tulisan wisata.

Dulu sebelum berkeluarga, saya juga merangkap beberapa  profesi sekaligus. Selain sebagai supervisor  administrasi, dan finance di konsultan/ developer/ kontraktor. Juga masih  sebagai penyiar radio swasta paruh waktu. Sementara hari Minggu  biasanya saya dapat orderan sebagai MC pernikahan. Dan jika ada waktu , saya masih rutin menulis untuk media cetak.  

Nah, ketika pak suami meluncurkan teknologi RISHA, jauh hari sebelumnya saya telah mengirim tiulisan tentang RISHA untuk Tabloid Rumah.


1999,Kamar Mandi Kapsul dan Teknologi Pracetak T-Cap 

Seingatku di luar jam kerja, saya pernah diajak  , pak suami , Arief Sabaruddin sempat wara- wiri ke pabrik  Fiber untuk membuat kamar mandi kapsul. Ternyata untuk melengkapi  rumah susun. Kamar mandi kapsul dari fiber yang dicetak, diharapkan  menghasilkan kamar mandi  yang tidak bocor di rumah susun sederhana. saat itu  sedang sibuk  membuat perencanaan rumah susun sederhana yang murah, tapi kamar mandinya tidak bocor. 

Kamar mandi kapsiul, untuk RISHA, sebelumnya ide pak suamiku ini , Arief Sabaruddin , didesain dan dibuat untiuk melengkapi rumah susun  supaya tidak bocor  ke lantai bawahnya. Dibuat tahun 1999 untuk pertama kalinya, demi melengkapi teknologi T-Cap yang dibuat pak Suami. T-Cap, untuk rumah susun. 


Teknologi pracetak T-Cap . Lamaa sebelumnya , saya sering memperhatikan pak suami membuat sketsa, baik di atas kertas . Lalu dibuat juga gambar di komputer. Entah apa maksudnya, lalu dihitung-hitung. Karena  memang dari duluya senangnya mengulik,  membuat ide ini itu. Dan kebanyakannya ,  membuat karya yang bisa membantu MBR. 

Teknologi ini  lalu  dibawa ke kantor, bekerja bersama tim, di lab struktur. Lalu diuji coba. Saya sendiri kurang paham waktu itu.

Teknologi T-Cap inilah  karya peneliti  yang pertama menghasilkan Paten di kantor Pak Suami.

Pak suami waktu itu masih bingung, belum mengerti cara mendaftarkan Hak Paten. Lalu minta bantuan adik sepupuku. Maka adik sepupuku  membantu mengurusnya. Tentunya dengan dana pribadi kami. Tak masalah , tapi  ada rasa  bahagia bisa berkarya dan menemukan sebuah teknologi. Apalagi jika bermanfaat , jadi amalan yang mengalir dari ilmu yang bermanfaat. Dan pengalaman pertama  bisa mengurus  hak paten. 


Rumah Susun Tipar Cakung , Menggunakan Teknologi Pra Cetak T-Cap












2002, Pemenang Utama Lomba Desain  Masjid Assalam, Jln Pattimura 20 , Jakarta (Penyelenggara: Dep Kimpraswil_

Saat mengikuti lomba ini, semua  materi dari A zampai Z dikerjakan sendiri oleh pak suami,  dalam waktu yang lumayan singkat. Karena memang  selain sibuk di kantor, juga kesibukan menjadi asisten dosen,  juga  berjalan. 

Seperti biasa, mengajak anak istri saat  ke tukang fotocopy dan lain sebagainya. Dan karena memang semua dikerjakan sendiri, ya  tiak mengajak nama siapapun.

Ketika pengumuman pemenang, pak Suami  bingung, pemenang yang lain ternyata berkelompok,   bukan hanya satu orang.. Tapi ada nama-nama tim yang bekerja menghasilkan  desain lengkap  hingga detailnya. Sementara pak suami hanya sendiri. Karena  ingin cepat selesai  , saat  membuat materi lomba ya dilakukan sendirian semua. Karena kalau mengajak tim butuh waktu lagi, cari rekan untuk lombanya. Belum lagi  untuk menjelaskan ini itunya. 
Alhamdulillah , hadiahnya waktu itu kami belikan ban mobil yang baru. karena  ban mobil kami memang sudah gundul. Mobil perjuangan yang selalu disetir seniri oleh pal  suami jika tugas ke Jakarta. 




2002, Nominasi Sayembara Rumah Susun Sederhana Sewa (Penyelenggara: Dep Kimpraswil, BTN, REI, IAI, APERSI) dan RUSUNAWA Tower Pertama di Cigugur Tengah Cimahi

Hasil desain dari lomba ini, direalisasikan jadi Tower pertama,Rusunawa di Cigugur Tengah Cimahi. Dibangun tahun anggaran 2003-2004, dihuni  tahun 2005.

Saat mengetahui ada lomba desain rumah susun , pak Suami Arief Sabaruddin segera membuat perencanaannya. Dan perencanaan lengkap ini memang sudah lama ada dalam pikirannya. Sudah terpikirkan banyak gagasan tentang rumah susun, tentang merumahkan masyarakat MBR. Bahkan terpikirkan nanti bagaimana cara mengelola masyarakatnya secara sosial dan budaya serta ekonomi. Sebelumnya  pernah meulis di jurnal tentang rumah susun  Kiaracondong, di atasnya  tempat tinggal, di bawah pertokoan , pasar dan terminal. 

 Konsepnya , merumahkan kembali warga tanpa gusur. Itu sudah ditulis dalam jurnal sebelumnya. Nanti warga mendapat kembali tempat tinggal , satu menghadap ke area privacy  yang mengitari  ruang publik bagian dalam. sementara di sisi satunya menghadap ke area bisnis, bisa disewakan.  Konsep untuk rumah susun yang dibuatnya kurang lebih banyak kemiripan. 

Ada sistem kemasyarakatan, tata kelola perekonomian dan sosial budaya yang  dibangun sedemikian rupa. Agar tercapai harapan, terlahirnya  sumber daya manusia yang  tangguh, sejahtera, berpotensi mumpuni , dari  sebuah kehidupan di rumah susun ini. Jadi tak hanya embangun ruang yang perl pertimbangan matang, melainkan juga tata kelola  dan sistem  kemasyarakatannya. yang harus dibangun menyesuaikan karakter  keragaman masyarakatnya dari  segala aspek.

Seperti biasa, pak suami akan duduk  di depan meja gambar dan menggerakkan mesin gambar di luar jam kantor. Jadi bisa sampai lewat tengah malam. Dan di hari libur. Biasanya saat  mau menggandakan gambar , akan mengajak anak istrinya . Merapikan kalkir, fotocopy dan lainnya. 

Lalu setelah semua beres dan tuntas  , kini , Pak Suami ingin ajak temannya. Meski sebetulnya hanya namanya saja di masukkan. Karena  rasa kurang enak kalau sendirian,  sebab peserta lain  biasanya dalam bentuk satu team.

Waktu ikut Lomba Desain Masjid sebelumnya, pak Suami juga   betul betul mengerjakan desain Masjid sendirian.Dari A sapai Z, lengkap gambar dan lain sebagainya.
Ternyata ketika sudah diumumkan pemenang, hanya Arief Sabaruddin saja yang mengirimkan karya buatan sendiri secra total. Tidak ada  rekan atau Team. Yang lain berkelompok.

Karenanya , kali ini Pak Suami mengajak salah satu sahabatnya , yang lulusan teknik sipil sebagai patner. 
Meski hanya masuk nominasi, tapi karya desain ini digunakan oleh pak Suami untuk merealisasikannya di Cimahi. Kawasannya  di Cigugur Tengah. Kawasan kumuh yang perlu mendapat peremajaan. 

Handycam sangat berguna untuk survey awal ke lapangan, menyusuri kampung kumuh, gang-gang sempit. Harus  dan amat sangat  penting bersentuhan langsung dengan masyarakat, pak lurah dan  muspika setempat. Berkomunikasi, berdialog, bahkan membuat survey tertulis. 

Dari Departemen Kimpraswil akhirnya  mendapat persetujuan anggaran untuk merealisasikan rumah susun tersebut. 


Rumah Susun Cigugur Cimahi, adalah Desain Arsitek Arief Sabaruddin,  yang ia realisasikan dari karyanya  yang pernah meraih sebagai nominasi  Lomba Desain 






2002, Ikut Membantu Tim Perumus 
Kepmen Kimpraswil No 403 Tahun 2002 Tentang Pedoman Teknis ... ... rumah sebagai tempat tinggal yang memenuhi ketetapan atau ketentuan.


2003, Pemenang Harapan II Gagasan Desain Rumah Sederhana Sehat.
Tahun 2003 kembali lagi ikut lomba desain dan menjadi  Pemenang Harapan. 

RISHA , Rumah Instan Sederhana Sehat 


2004, Rumah Instan Sederhana Sehat 
Tentang Risha ini , sudah  banyak saya paparkan di laman-laman lain , di blog ini. Silahkan Klik Tautan di bawah ini:























Perencanaannya dibuat di  kediaman kami di Bandung, Pak Suami juga melengkapi dengan  video animasi model 3 dimensi nya (virtual reality). Berbarengan dengan membuat desain  dan video moel 3 dimensi (virtual reality) penataan Waduk Jatigede (tidak direalisasikan, hanya pra rencana)  , maisonet , perencanaan rumah Pak Mertua , rumah susun modular (asrama mahasiswa ITB Jatinangor). 


Cerita Rest Area Gunung Mas ,  bisa di baca  di berita Metropolitan.id  , 27 Juli  tahun 2018  berikut ini:

REST AREA GUNUNG MAS DIDESAIN RAMAH LINGKUNGAN 









Hanya saja ada sedikit ralat, di dalam berita kesalahannya  di tulis Arief Sabaruddin sebagai Kepala Balai Jalan, yang betul  saat itu sebagai Kepala Puskim Balitbang Kementerian PUPR

Baca juga ulasan  tentang Rest Area Gunung Mas di di Blog Pak Suami  tautannya berikut ini

Rest Area Gunung Mas (ariefsabaruddin.wordpress.com)

Untuk animasi desain pak suami membuatnya sendiri. Tonton yuk di akun YouTube saya di bawah ini 






2019, Menggagas Aplikasi Si Kasep (SiKumbang dll) 

Saat pak suami Arief Sabaruddin , dipindah tugaskan ke PPDPP oleh Bapak menteri PUPR Pak Basoeki Hadimoeljono, pada pertengahan September 2019. Maka harus banyak belajar lagi. 

Maklum,   tadinya  berpuluh tahun berkutat di bidang teknik , perumahan  bangunan dan arsitektur, meraih tantangan di PPDPP . BLUini adalah  lembaga  negara yang  lebih condong bidang keuangan / finance.

Terobosan alias gebrakan yang dilakukan adalah  membuat Aplikasi Si Kasep , yang motornya adalah para pegawai BLU PPDPP sendiri, sumber daya manusoia yang ada ternyata jika diarahkan memiliki kemampouan yang mumpuni dan rapih.  Maka pak suami membuat konsep  rencana sebuah aplikasi,  step by stepnya dan gagasannya dituangkan dalam bentuk  mengarahkan semua pasukan di PPDPP. Terorganisir rapih. 

Dalam hitungan  2 bulan sejak gagasan pemikiran Arief Sabaruddin  muncul, maka aplikasi ini dapat direalisasikan. Peluncurannya sempat mundur , menjadi tanggal 19 Desember 2019.


BERITA INDUSTRY.CO  PELIUNCURAN APLIKASI SI KASEP 

BERITA PIKIRAN RAKYAT PELUNCURAN APLIKASI SI KASEP 

BERITA IDN.TIMES PELUNSURAN APLIKASI SI KASEP BLU PPDPP 



PPDPP menyalurkan KPR Sejahtera FLPP bagi  MBR, subsidi pemerintah untuk rumah  bagi rakyat.

Maka  mulailah mempelajari seluruh sistem yang berjalan di PPDPP. Setelah memahami proses kerjanya, maka pak suami Arief Sabaruddin  mengumplkan  sumber daya manusia, terutama SDM IT. Mas Ican dan kawan-kawan  sangat sigap menerjemahkan apa yang di maksud pak Suami.

Pak suami dengan gaya kepemimpinannya yang  selain merangkul, juga mengayomi, membimbing, bahkan juga mengajarkan.

Gaya komunikasi  yang  dimiliki  karena berpuluh tahun sebagai pengajar dan akademisi, juga sebagai peneliti, sanggup memetakan langkah apa saja yang harus dilakukan. Jadi  seperti mengumpulkan puzzle,  untuk menciptakan aplikasi Si Kasep. Aplikasi yang akan memudahkan dan mempercepat  proses kinerja di PPDPP.

Berjibaku, kerja keras semuanya,  utamanya tim IT , hanya dalam 2 bulan, maka tanggal 19 Desember 2019, lahirlah Aplikasi Si Kasep. 



TULISAN INI  LANJUTAN DARI 2 TULISAN SEBELUMNYA


1. Emak-emak itu , Sahabat/Partner Sejati Pak Suami dalam Berkarya (1) 

2. Emak-emak itu, Sahabat / Partner Sejati Pak Suami dalam Berkarya  (2)