Ketika monyet ekor panjang , datang dari taman hutan raya, turun ke kota berombongan , lalu terpencar dan berkeliaran di kota.
Ternyata menurut petugas BKSDA , menangkap monyet liar terbilang sulit. karena mereka cukup pintar. Sebetulnya ada yang pernah tertangkap menggunakan perangkap , namun ternyata teman-temannya menjadi cukup pintar sheingga ketika menemukan perangkap mirip sentek tikus, mereka sudah menjauh duluan. Atau lain ketika mereka ada juga yang bisa kabur dari perangkap.
Cerita lain, adalah di salah satu kompleks perumahan, ternyata monyet yang lincah itu lolos dari senapan bius petugas. Sangat sulit membius monyet dengan tembakan, jika selalu berkeliaran di atap rumah. Sampai sampai warga membayar jasa penembak jitu untuk membius monyet dengan peluru bius baru kemudian berhasil. Tentunya itupun sangat sulit. Mereka hidup di atas pohon pohon dan atap rumah, loncat dengan cepat dan gesit ke sana kemari.
Satu waktu , aku sedang duduk mengetik di dekat jendela kaca di lantai dua rumah. Tiba tiba kucing-kucing yang sedang tidur bangkit dan siaga ke arah jendela kaca. Ternyata di atap rumah belakang ada monyet.
Dengan cepat monyet itu melompat ke rumahku , dan menghampiri kaca jendela. Dengan ketakutan kucing kucing menjauh dari jendela kaca, turun ke lantai bawah rumah. Aku juga ikut berlari je lantai bawah. ternyata si monyet juga sudah berada di halaman belakang rumah .
Di lantai bawah rumah , dari balik jendela kaca, aku lihat sang monyet sedang melahap bunga bunga lamtana alias saliara. Lalu memetik biji bunga impatients alias bunga pacar dan memakannya juga.
Rupanya sang monyet melihat kucing kucing yang sedang nongol dari balik kendela kaca, ia segera menghampiri ke teras belakang rumah. Menghampiri kucing kucingku.
Aku memerhatikan dari balik kaca. Lalu ia mencoba naik lagi di belakang rumah dan pergi.
Monyet ini sudah lebih dari 2 bulan datang dan pergi dengan cepat. Memetik buah-buahan di kompleks rumah. Sedih dan kasihan juga sih, dia pasti kelaparan. Namun tetap harus waspada, ada cerita monyet liar kadang suka menggigit dan menyerang manusia juga. Lebih baik menghindar.
Namun ada tips jika ada monyet liar yang mendatangi rumah kita:
1. Hindari memberinya makan, apalagi di rumah kita,ia akan berulang kali datang kembali. Biasanya monyet tersebut tak akan mencari pohon buah buahan sendiri yang tumbuh di sekitar perumahan. Namun hindari sengaja memberinya makan.
2. Hindari kontak mata , karena bisa jadi dianggap kita menantang.
3. Hindari menyakitinya atau memukulnya kalau tidak dalam rangka membela diri kita. Monyet adalah sesama mahluk hidup, sebagai satwa kita harus melindunginya. Kecuali jika sudah membahayakan, bis aminta bantuan petugas yang berwenang dan memahami cara mengatasinya.
4. Lebih baik kunci semua pintu jendela dan akses masuk rumah, karena pernah mopnyet ini berhasil masuk salah satu rumah, sangat sulit mencegahnya mengacak acak rumah tersebut.
5. Hubungi petugas BKSDA setempat jika keadaan darurat, karena damkar tidak sanggup untuk menangkap monyet yang sangat pintar dan lincah ini.
Oya , monyet ini dari mana asalnya?
Aku kira ini monyet yang viral tahun 2024 , serombongan meninggalkan Tahura Ir H Juanda Dago Atas , Kabupaten Bandung Barat. Waktu itu banyak media mainstream memberitakannya, juga media sosial memberitakannya.
Konon, monyet ini rombongannya berpecah belah. Jumlahnya bisa lebih dari 20 ekor. Ada yang akhirnya mendatangi perumahan perumahan, terutama tempat yang rimbun dengan pepohonan dan buah buahan.
Menurut petugas BKSDA, di Bandung timur saja sudah ada 6 yang terdeteksi, namun gerakan mereka sangat gesit dan cepat. Ada yang sudah tertangkap, tapi yang belum tertangkap juga ada.
Ada netizan bertanya lewat medsosku, apakah rumahku dekat hutan? Sama sekali tidak alias jauh. Itu dia, mungkin karena kompleks perumahanku banyak pohon buah buahan , banyak lahan kosong dengan pohon rimbun, ada bantaran sungai yang ditanami pohon pohon besar juga.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar