Daftar Blog Saya

Senin, 27 Februari 2023

BUNGA NOVEMBER / BUNGA DESEMBER, BUNGA CANTIK MERAH MERONA DAN UMBINYA BERKHASIAT

BUNGA NOVEMBER, atau BUNGA DESEMBER ,
foto by https://berbagigagasan.blogspot.com


Saat musim hujan datang, tiba-tiba ada tunas  menyembul dari balik belukar yang sempat tak terawat di belakang rumah.
Waaah...surprise.... ini  bunga semopat terlantar.....yang dulu pernah ditanam beberapa tahun silam, tak terawat, tak tersiram di kemarau panjang, daunnya entah sudah tak tampak.
Tiba-tiba muncul dalam bentuk tunas yang esoknya  berbunga dan esoknya lagi merekah indah . Seperti bola  dengan warna merah menyala.

Alhamdulillah, dulu itu kupikir sudah  mati . Rupanya bonggol umbinya yang tertanam di dalam tanah masih menyimpan kehidupan. Tiba-tiba saja ketika musim hujan panjang dan musim kemarau basah, bunga ini berbiak. jadi beberapa bunga  tumbuh cantik.

Bonggolnya yang membanyak,  dapat dipindahkan ke lain tempat. Kalau serentak berbunga   indah sekali pasti. 
Bunga  indah ini ruitin bersemi setiap musim hujan. Termasuk tangguh, sayang masa berbunganya  hanya setahun sekali. Belasan tahun silam, bunga ini pemberian tetangga, hanya satu bonggol umbi. 

Tahun demi tahun,  ternyata umbinya sudah menjadi  banyak. Kini tumbuh di beberapa tempat yang berbeda.

Menunggu bulan November dan Desember, saat hujan mengguyur  di awal musim , saat bunga cantik ini berbiak.

Bunga ini berasal dari Afrika Selatan dan Semanjung Arab , 

Bunga November / Desember , alias Scadoxus Multiflorus ,  di kawasan Sayang , Cikeruh , Jatinangor, Sumedang.
Foto by: https://berbagigagasan.blogspot.com 

Ceritanya, ada tetangga satu RT,  di jalan Venus Timur VIII , yang  bunga merahnya sedang bersemi. Bu Wahyuti berkenan berbagi satu pot dengan 2 tangkai tanaman.

Ternyata  mudah sekali menanamnya, tak dinyana , dari 2 tangkai menjadi puluhan  tanaman bunga. Kalau sudah bersemi  duh indah sekali. 

Tadinya bergerompol terlalu dekat, akhirnya  perlahan aku bongkar , ternyata di bawah tanah umbinya sudah berbiak.

Perlahan kupisahkan  satu sama lain , dan dipindahkan ke tempat yang berbeda. Hasilnya ,  di posisi tempat beda  , bunga ini juga berbiak subur. 

Meski berbunga hanya setahun sekali , sekira Oktober sampai Desember, bunga ini membutuhkan sinar matahari yang cukup. Bentuk daunnya juga  sangat manis dan  atraktif, bikin taman makin  indah .

Bunga ini jangan terlalu banyak  disiram karena bisa busuk.  

Berdasarkan informasi Idntimes.com dengan judul "5 Fakta Bunga Desember yang Merah Merekah di Penghujung Tahun".

Bunga ini hanya mekar sekali setahun, di musim penghujan. Pada musim kemarau  kerap  daunnya mati , hanya tersisa umbi dalam tanah yang sebenarnya masih hidup. Tak ada tunas dan daun. Itu cara bunga merah jelita ini beradaptasi mengurangi transpirasi.

Umbi bunga November / Desember  ini ternyata bisa menjadi obat herbal. Dipercaya mengobati luka bakar, dengan cara dihaluskan  umbi yang masih segarnya. Tepelkan pada luka bakar. Umbinya dipercaya mengandung flavonoida saponon dan polifenol uantuk mengobati serta membunuh bakteri pada luka bakar. 


Sumber: https://www.idntimes.com/science/discovery/fatma-roisatin-nadhiroh/5-fakta-bunga-desember-yang-merah-merekah-di-penghujung-tahun-c1c2.

RESENSI BUKU SEJARAH KEBIJAKAN PERUMAHAN DI INDONESIA, ARIEF SABARUDDIN (E -BOOK ERLANGGA)

 












https://ebook.erlanggaonline.co.id/auth/info_product/detail/0075310040



Sinopsis

Sejarah Kebijakan Perumahan di Indonesia, Penerbit Erlangga (E Book) , Penulis: Arief Sabaruddin
Sejarah Kebijakan Perumahan di Indonesia adalah buku yang ditujukan bagi para pembaca yang berkeinginan untuk mengetahui maupun menggeluti perumahan dan permukiman, yang berlatar belakang unsur akademis, praktisi, dan pengambil kebijakan. 
Buku ini ditulis dengan tujuan agar pembaca dapat memahami perjalanan kebijakan perumahan dengan cepat melalui informasi catatan yang menjadi konsep setiap kebijakan ketika diterbitkan serta sejarah yang melatarbelakangi perumahan di Indonesia. 
Kupasan sejarah perumahan diuraikan berdasarkan urutan era sebelum masa kolonialisasi pemerintahan Hindia Belanda, dilanjutkan pada masa kemerdekaan melalui beberapa tahapan pembangunan, yakni masa Orde Lama, masa Orde Baru, dan masa Reformasi, serta diakhiri dengan kumpulan implementasi IPTEK di lapangan

Sejarah Kebijakan Perumahan di Indonesia, ditulis oleh Prof. Dr. Ir. Arief Sabaruddin CES
Dalam bentuk E Book, membaca buku ini  lebih leluasa karena tampil dengan gambar-gambar dengan warna tajam dan menarik. Berbagai gambar dan bagan, memudahkan pembaca untuk memahami apa yang dipaparkan dalam buku ini. 

Dalam buku ini dipaparkan sejarah awal Kebijakan Perumahan di Indonesia. Ada berbagai latar belakang sejarah , semisal kondisi tahun 1920 an pola tata kota dengan konsep pendekatan hunian ala Eropa. Awal modernisasi kota-kota di Hindia Belanda ,tujuannya memberi fasilitas lebih bagi pendatang asal Eropa ke Hindia Belanda.
 
Perbaikan kampung bagi kalangan pribumipun sebenarnya bertujuan   untuk proteksi pengamanan bangsa Eropa.Perbaikan kampung menunjang kesehatan pribumi, agar tak menularkan wabah. Kala itu memang sedang  terjadi pandemi . 
Fakta lain yang tertuang dalam buku ini, tentang Yayasan Pusat Rekontruksi , yang dalam bahasa Belanda tertulis Centrale Stichting Wederopboouw (CSW). Yayasan ini berada   di sekitar Bulungan Kebayoran Baru Jakarta Selatan. Sejarah yang diungkapkan di buku ini sangat menarik, karena  mengungkap banyak sekali fakta dari masa silam. 
Buku ini memuat sejarah awal kebijakan di Indonesia, pengembangan permukiman kota dan desa. Tentang penanganan permukiman kumuh di masa silam,cikal bakal Rusun Mahasiswa dan lain sebagainya. Termasuk di dalamnya  sejarah penanganan  kebencanaan di bidang perumahan. 

UNTUK PEMBELIAN  KLIK TAUTAN DI BAWAH INI :




Arief Sabaruddin, penulis buku ini  lebih dari 30 tahun  bekerja di Kementerian PUPR yang sebagian besar waktunya adalah   berkiprah di bidang Litbang  Perumahan dan Permukiman (Puskim, Balitbang Kementerian PUPR). Sebagai Peneliti Ahli Utama , yang membidangi perumahan, pengalaman dan penelitiannya  tidak hanya sebatas  literatur. Namun  langsung  terjun ke lapangan. 

September 2019 hingga akhir 2021, bertugas sebagai dirut  PPDPP, yang juga menyentuh perumahan , hanya saja lebih ke Pembiayaan dan subsidi rumah bagi  MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah).

Sebagai seorang peneliti, ada sumbangsih mengajar di perguruan tinggi (Arsitektur Unpar Bandung). Baik sebagai dosen luar biasa, sempat juga menjadi pembimbing dan penguji,di Unpar maupun ITB untuk tingkat S2 dan S3. 

Pengalamannya sebagai arsitek lepas yang mendesain bangunan (rumah tinggal, hotel, villa, kantor, gedung pertemuan, bale kesenian, rumah susun, perumahan) dan terjun langsung ke lapangan saat proses pembangunannya, telah memberikan manfaat besar. Belajar dari banyak kasus di lapangan.

Pengalaman lain,  tinggal di hunian rumah tinggal subsidi KPR BTN dengan segala permasalahan sosial juga amat  berharga untuk menjadi landasan dalam membuat berbagai kebijakan. 

Arief Sabaruddin adalah Widya Iswara Utama Kementerian PUPR. Sebelumnya sebagai Peneliti Ahli Utama  yang pernah menjabat sebagai Kepala Puslitbang Permukiman ,Balitbang Kementerian PUPR. Juga sebagai Dirut  PPDPP. 

Sebagai peneliti , Arief Sabaruddin membagikan  keilmuannya di perguruan tinggi (Universitas Katolik Parahyangan, Kota Bandung) sebagai dosen luar biasa. 

Sebagai peneliti, Arief Sabaruddin  Penemu Rumah Instan Sederhana Sehat  RISHA (2004) , juga  memiliki berbagai karya arsitektur . Pengalamannya selalu terjun langsung ke lapangan saat  proyek pembangunan rumah / hotel/ kantor/ perumahan  atau bangunan yang didesainnya. Beberapa kali membimbing dan menguji mahasiswa S3 di Unpar dan ITB.  

Pengalaman di bidang perumahan /bangunan yang juga diperoleh saat menjadi Kapuskim , ikut mewarnai buku ini. Termasuk pengalaman dalam menata kawasan kumuh di Petogogan (2013) dengan teknologi RISHA, juga di penataan kumuh  di Solo (Semanggi) 2019. 

Berkenaan dengan MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah), serta pendanaan rumah bersubsidi, pengetahuan dan pemahaman diperoleh saat meenjabat sebagai Dirut PPDPP. Tentang perumahan bersubsidi. Untuk menertibkan  dan tata kelola yang lebih baik, maka Arief Sabaruddin menggagas Aplikasi Si Kasep , Si Kumbang dan Si Petruk. 

Pengalaman tinggal di perumahan KPR BTN yang bersubsidi dengan segala permasalahannya, telah memberikan wawasan luas bidang perumahan. Apa dan bagaimana sebaiknya. Ada berbagai masalah yang menjadi PR bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan. 

Simak juga yuk

Tulisan tulisan Arief Sabaruddin lainnya

 https://ariefsabaruddin.wordpress.com

https://kolom.kompas.com/4019/arief.sabaruddin 

#bukuAriefSabaruddin #bukuarsitektur #bukuarsitekturperkotaan #bukuarsitekturperumahan #bukusejarahperumahan #bukuerlangga  #bukuperguruantinggi #ebookerlangga #bukuteknik

#sejarahkebijakanperumahandiIIndonesia 



Kamis, 23 Februari 2023

STEP BY STEP, MERANGKAI BUNGA KAMBOJA, MEMPERCANTIK INTERIOR , AROMA TERAPI SEMERBAK WANGI

 




Bunga Kamboja Kuning, aroma therapy, pengharum ruangan dan taman, https://berbagigagasan.blogspot.com

Pagi itu sensasi berseminya bunga-bunga kemboja kuning  cantik di pekarangan depan rumah harum, menebar aroma harum semerbak. Sangat  betah  berdiam  di area hijau  dengan semerbak kamboja kuning. Sementara dari ujung jalan, bunga kemuning Pak RT sedang bersemi juga. Terbayang kan, seperti apa semerbaknya lorong jalan di tepian Sungai Pesanggrahan ini. Jakarta rasa pedesaan.....

Bunga Kamboja Kuning, aroma therapy, pengharum ruangan dan taman, https://berbagigagasan.blogspot.com

Bunga kamboja dirangkai dengan memanfaatkan tangkai lidi di video berikut ini , tonton yuk idenya. Bunga kamboja  pengharum ruangan  mempercantik  suasana (interior dekorasi). 


Sementara bunga melati yang menjadi tanaman pagar di rumah tetangga depan sedang marak juga bersemi. Hanya saja  bunga-bunga melati wanginya kurang menyebar. Sesekali aku minta ijin kepada penjaga rumah depan untuk memetik  segenggam melati. Bunga melati  favorit ini saat disimpan dalam pisin di atas meja kerja, bisa mendongkrak mood, menenangkan , memacu kreativitas. Yup, sebagai aroma therapy natural. Sayangnya bunga melati hanya satu hari saja umurnya.

Bunga kamboja kuning ternyata lebih bertahan lama sebagai moodbooster dalam ruangan. Jika dipetik segerombol bersama tangkainya, lalu aku pajang dalam toples bening mini  bekas cookies,  bisa bertahan 3 sampai 4 hari. Meski ada sedikit yang berguguran. Satu ruangan serasa memakai parfum sepenuh hari.

Bunga Kamboja Kuning, aroma therapy, pengharum ruangan dan taman, https://berbagigagasan.blogspot.com


Wewangian kemboja sama kuatnya seperti wewangian kemuning. Meski tidak sekuat bunga sedap malam dan kaca piring keharumannya. Namun bunga kemboja memang unik wanginya.  Di rumah mungil kami seluas 50 m2, satu ruang blong merangkap ruang tamu, ruang makan dan dapur 31,5 m2. Ada satu kamar tidur 9 m2, dan 9,5m2 sisanya kamar mandi kecil pluss ruang tempat mesin cuci. Maka memajang bunga harum dalam ruangan  dalam jumlah sedikit saja sudah cukup. Wewangian bunga  dari alam selalu meneduhkan alam pikiran dan suasana hati. Lebih aman dari wewangian buatan.



Bunga Kamboja Kuning, aroma therapy, pengharum ruangan dan taman, https://berbagigagasan.blogspot.com



Bunga kamboja ini kami tanam setelah mengambil seteknya dari lahan kosong belakang rumah. Ada bidang tanah kosong tepian sungai sebagai jalur hijau. Lahan kosong tersebut dimanfaatkan oleh RT  menjadi taman warga. Sebagian besar dimiliki warga, namun warga tersebut mengijinkan lahannya  dimanfaatkan untuk warga.

Menanam kamboja sangat mudah, tinggal disetek, dipetiki dulu daun-daunnya sampai gundul. Simpan di tempat teduh, posisi berdiri di bawah pohon mangga depan rumah. Sekira sebulan mulai tumbuh pucuk, dan langsung tancap di tanah. Awalnya  harus rajin disiram, lama kelamaan etelah dewasa,  cukup mengandalkan hujan. Kecuali jika kemarau kering, tetap saja harus rajin di siram.

Bunga kemboja di Bali sering digunakan  untuk sesajen, janur dan  pakaian adat. Karena memang wanginya sensasional. Disimpan dalam mangkuk  berisi air, biarkan bunga-bunganya mengapung, menjadi hiasan dramatis di atas meja. Ada juga yang merangkai kamboja di setangkai lidi, dibaurkan dengan bunga sepatu.

Untuk lebih jauh mengenal kiat bertanam kamboja , ada tulisan bagus di Kompas.Com, tautannya di bawah ini. 

Kompas.com dengan judul "Cara Menanam Pohon Bunga Kamboja, Jadi Daya Tarik Halaman Rumah"

, Klik untuk baca:

 https://www.kompas.com/homey/read/2021/10/19/083400176/cara-menanam-pohon-bunga-kamboja-jadi-daya-tarik-halaman-rumah?page=all.
Penulis : Sakina Rakhma Diah Setiawan
Editor : Sakina Rakhma Diah Setiawan


Berikut simak yuk di instagramku , cara merangkai bunga kamboja yang mudah, tapi hasilnya  keren dan cantik. 

VIDEO , STEP BY STEP

CARA MERANGKAI BUNGA KAMBOJA 


Selasa, 21 Februari 2023

BUNGA CELOSIA , MUDAH MENANAMNYA, BIKIN TAMAN SEINDAH MUSIM SEMI, BISA DIJADIKAN BUNGA KERING

bunga Celosia /jengger ayam yang  tumbuh. beragam bentuk dan warnanya. https://berbagigagasan.blogspot.com




bunga  Celosia https://berbagigagasan.blogspot.com




 Pengalaman pribadi menanam bunga  Celosia. 

Tadinya putri saya hanya membeli 3 tanaman bunga Celosia di penjual bunga jalan Inspeksi PU , kelurahan Cipamokolan, Kec. Rancasari . Ternyata  entah kenapa  tanamannya tidak tumbuh dengan baik.Namun saya segera mengumpulkan bunganya yang warna kuning, merah  abai dan merah ati .Bunga yang sudah mengering ini saya simpan di sebuah wadah, tampak ada biji-biji halus warna hitam.

Nah biji biji inilah yang saya semaikan di pot-pot bunga. Di media tanam yang beli jadi dari penjual tanaman di Metro , kelurahan Manjahlega ,Kec. Rancasari. Lokasinya  pas di bawah jembatan penyeberangan , jalan Soekarno Hatta. Belakang shelter bus.

Langganan kami, Mang Iip melayani dengan ramah pembelian media tanam karungan Isinya sampuran antara kompos, tanah Lembang, sekam dan cocopeat. Biasanya kalau beli dalam jumlah besar ,Mang Iip akan langsung menghubungkan kami dengan bosnya Pak Candra. Seperti misalkan pembelian rumput gajah mini dan tanah hitam Lembang.

Ternyata dengan media tanam  siap pakai , tambah sekam bakar , benin-benih ini mulai bertumbuhan.

Tadaaaa, semakin besar, dan tinggi. Bunganya beragam warna, kuning, oranye, merah  cabai, merah hati (keunguan).  

Asalkan kena matahari yang penuh dan  siraman air  pagi sore, bunga Celosia ini bersemi indah. Hanya saja kadang perlu ditopang oleh bilah batang atau bambu , supaya tetap tegak  berdiri.Kadang bunga ini  tangkainya tak kuat menopang beratnya bunga .

Bahagianya saat menyaksikan pesona warna warni  bunga ini kala marak bersemi. 

Bunga indah ini dulunya berasal dari benua Afrika. Di Indonesia sering juga disebut Jengger Ayam.

Keistimewaan lain , keluarga bunga Celosia bisa dijadikan bunga kering.

Untuk menjadikannya bunga kering, dengan memotong bunganya rapih-rapih. Lalu susun tangkainya, ikat dengan tali, dan  menggantungnya terbalik  , biarkan sampai kering. 

Saya pribadi suka mewarnai dengan merebus bunga kering  bersama air wantex (pewarna tekstil) , lalu menjemurnya kembali (posisi terbalik , digantung). 

bunga  Celosia https://berbagigagasan.blogspot.com


Bunga-bunga Celosia ini sayangnya  masuk golongan bunga semusim. Jika sudah bersemi , dalam beberapa bulan akan menua dan  nantinya kurang bagus. Sebaiknya kumpilkan benihnya,  jika bunga sudah bersemi  dan dewasa, siapkan generasi berikutnya yang baru disemai. 




setelah disemai, banyak spesies baru dari bunga Celosia /jengger ayam yang  tumbuh. beragam bentuk dan warnanya. https://berbagigagasan.blogspot

Siap dikeringkan, bunga Celosia /jengger ayam , bentuknya jadi beragam. bunga  Celosia https://berbagigagasan.blogspot.com



bunga Celosia /jengger ayam yang  tumbuh. beragam bentuk dan warnanya. bunga  Celosia https://berbagigagasan.blogspot.com








.



Jumat, 15 Juli 2022

Berkat IndiHome, Rumah ala Kantor, Kreativitas dan Produktivitas Melaju Pesat


Berkat IndiHome, Rumah ala Kantor, Kreativitas dan Produktivitas Melaju Pesat


Sekedar Berbagi Pengalaman .

Sebelum musim Work from Home Pandemi Covid 19 menjadi tradisi, kami sekeluarga sudah terbiasa menjadikan rumah untuk bekerja ala kantor. Sudah menjadi habit kami, bekerja di rumah, tetap disiplin ala kantor, namun tetap relax nyaman kala bekerja di rumah. 

Saya, istri  dari seorang arsitek , penulis buku, peneliti , sesekali mengajar dan menguji tugas akhir mahasiswa di PTN/PTS, dan abdi negara, demikian  profesi  pak suami hari ini. Saat saya menuliskan tulisan ini. 

Di balik berbagai karya dan kerja pak suami, ada perangkat komunikasi penting. Mulai dari telepon rumah (Telkom Indonesia), lalu internet dengan Speedy, sampai 2015 terlahir IndiHome. Dengan manfaat internetnya yang tak terbatas. Kami hanyalah salah satu dan berjuta pelanggan setia IndiHome, Internetnya Indonesia.


Rumah ala Kantor, Bersama IndiHome dari Telkom Indonesia, Memacu Kreativitas dan Produktivitas. 

Puluhan tahun mengawali rumah tangga, memasang telepon rumah Telkom Indonesia menjadi hal vital bagi kami demi menunjang komunikasi dan kinerja. Menyokong kerja sampingan (jasa desain, menulis proporsal, mengajar di PTS dan lain sebagainya). Lanjut dengan manfaat internet Telkom Speedy, melaju  menjadi IndiHome sejak 2015.

Memilih produk anak bangsa dari sebuah BUMN, Telkom Indonesia, penting bagi kami. BUMN memiliki kontribusi besar bagi kelangsungan negeri tercinta ini.

Rumah ala Kantor,  IndiHome Sebagai  Kebutuhan , Bukan Keinginan


Kembali ke rumah ala kantor. Meski belum ada pandemi. Kamar tidur, teras rumah, ruang tamu, dan ruang keluarga menjelma menjadi area sarat aktivitas positif. Kegiatan bekerja, belajar, berkarya, diskusi, menggali informasi, komunikasi dan serentetan panjang kegiatan bermanfaat. Semua aktivitas dengan mengoptimalkan manfaat berinternet, sangat terbantu dengan adanya IndiHome dari Telkom Indonesia.

Meski  rumah kami sederhana, hasil kerja dan pemikiran tetap  melaju tanpa batas. Manfaat internet jadi kebutuhan , bukan keinginan. Ini kan konsep hidup produktif minimalis. Asal bekerja dengan hati. Kebersihan dan kehijauan pekarangan (sumber oksigen) tetap terjaga. Termasuk bekerja di teras belakang rumah berdampingan dengan tetumbuhan.  

Saat perasaan, pikiran terasa tenteram damai di  rumah sendiri, kerap berbagai ide-ide segar tiba-tiba muncul. Berbagai karya pak suami saya , sebagian besar  tergagas kala berada di rumah.  Sayang kalau tak segera diwujudkan dalam karya. Segera dicatat dan dituangkan dalam bentuk konsep-konsep perencanaan kerja dan proporsal.

Peran dan Profesi Saya Ibu Rumah Tangga, Ikut Menunjang Profesi Seisi Rumah

Meski hanya ibu rumah tangga biasa, saya selalu gigih untuk  berperan di balik keberhasilan kerja seisi rumah.  Utamanya untuk menciptakan ruang-ruang kerja dan suasana sarat semangat, sehat lahir batin, di dalam rumah dan sekitarnya. 

Saya mengelola berbagai fasilitas kerja di rumah. Salah satunya keberadaan IndiHome dari Telkom Indonesia. Manfaat internet sangat mendasar dalam menunjang kemudahan berbagai aspek, mampu mendongkrak kinerja.  

Ibu rumah tangga itu seperti bagian umum di perkantoran, mengurusi iuran tepat waktu IndiHome setiap bulannya. Termasuk murah meriah, tapi manfaatnya luar biasa bagi kami.

Job lainnya, menjaga keindahan dan kebersihan seluruh ruang, menyiapkan konsumsi sehat bagi seisi rumah. Merapihkan arsip, dokumen, alat kerja dan buku-buku literatur bagi seluruh keluarga.

Bekerja di rumah, wajib menggunakan manfaat internet Indihome dari Telkom Indonesia

Tahun 2017 ruang tamu kami menjadi kantor merangkap studio kerja, pada malam hari dan akhir pekan. Pak suami memanfaatkan berbagai aplikasi yang ada di internet untuk mendukung pengelolaan data. Membuat desain perencanaan. Bergerak cepat membuat desain. Menggunakan aplikasi dan teknologi untuk menuangkan dalam bentuk gambar 3 dimensi dan video hasil desain.

Untuk dubbing narasi videonya, saya manfaatkan kemampuan puluhan tahun silam pernah sebagai penyiar radio. Teksnya pak suami yang menuliskannya. Maka jadilah karya yang komprehensif, ada desain dalam bentuk gambar, ada proporsal, ada ulasan lain. Lengkap dengan gambar 3 dimensi dalam video.

Sebagian besar hasil kerja dan data dikirim kepada atasan pak suami saat itu juga, dengan demikian pak bos suami  bisa segera mengkoreksi jika ada yang harus diperbaiki. Hasil kerja menjadi lebih cepat, bahkan karena berkarya saat di rumah,  bisa lebih segar idenya. Hasilnya lebih ciamik. 

Bahagia dan rasa haru, segala syukur pada Yang Maha Penyayang, ketika desain tahun 2017 tersebut  kini sudah terealisasi.  Semoga sarat manfaat dan kebaikan, memberikan kontribusi positif bagi sesama, manusia, flora dan fauna, serta semesta raya. Lingkungan hidup itu sendiri.

Masa Pandemi  , IndiHome Menenangkan Kami 

Awal 2020, pandemi Covid19 mengejutkan dan membuat kami harus terkurung dalam rumah. Untungnya keberadaan IndiHome amat sangat membantu. Juga habit serta penataan rumah kami untuk bekerja dan berkarya di rumah sudah lama berjalan.

Beberapa rekan dan kenalan sempat kelabakan, karena selalu kehabisan paket data internet untuk bekerja dan sekolah /pendidikan anak. Sampai akhirnya mereka segera memasang IndiHome di kediaman mereka.

Kami tidak  kewalahan mengulang-ulang membeli paket data/quota. Sudah sejak lama kami cukup membayar iuran rutin IndiHome bulanan.  Kebaikannya, setiap hari, seharian , pak suami fokus bekerja di rumah. Terus berkomunikasi, memotivasi team kerjanya dari rumah.  Memandu kerja dan memimpin dari rumah. Setiap hari koordinasi tak pernah putus. Sampai berbulan-bulan yang mencekam.

Kami merasa nyaman dan tenang, berkat adanya IndiHome, semua berjalan lancar. Bukan hanya karena pekerjaan dan tugas pak suami sebagai kepala keluarga terbantu, juga karena anak-anak kami tugasnya lancar jaya. Anak yang bekerja dan yang menuntaskan tugas akhir, sampai wisuda di rumah, terbantu dengan adanya IndiHome.

Saat pencapaian kerja pak suami dan team di kantornya membuahkan prestasi kerja yang baik, , adalah sesuatu bagi kami.  Kebahagiaan adalah ketika jerih payah kami berkontribusi untuk kebaikan banyak orang, sesama dan lingkungan hidup.

Ide dan gagasan untuk menciptakan aplikasi yang membantu merealisasikan pekerjaannya di kantor muncul saat berada di rumah. Pada 19 Desember aplikasi yang digarap oleh team dari kantor dalam hanya 2 bulan  itu diluncurkan.

Pada saat Pandemi, aplikasi berbasis pelayanan dan pendaftaran digital tersebut telah memberikan kemanfaatan luar biasa. Pelayanan publik tidak terhalang sama sekali dengan adanya PSBB yang teramat ketat di awal 2020 an tersebut. Berguna dan bermanfaat untuk kebaikan MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah).

Untuk mengawal seluruh pekerjaan tersebut,dilakukan dari rumah. Dengan bantuan IndiHome sebagai perangkat internet kami. 

Sekear berbagi cerita, satu dari berbagai pengalaman  pak suami, yang ide dan planningnya lahir di rumah. 

Kami mendokumentasikan dengan baik semua jejak karya dan kerja kami. Termasuk menulis berbagai buku (yang tidak berbayar), atas tawaran dari penerbit.

Menulis dan menerbitkan buku, sangat membutuhkan manfaat Internet. Kami menggunakan IndiHome, internetnya Indonesia, dari BUMN Telkom Indonesia. 


Belasan tahun silam, saya terinspirasi  dengan pemikiran Alvin Toffler dalam salah satu bukunya (Kejutan masa Depan), bahwa kelak bekerja dan belajar bisa dilakukan dari rumah saja.

Konsep tersebut telah lama kami terapkan di rumah. Berada di rumah dengan jiwa yang relax, dimana ruang-ruangnya terasa menyatu dengan hati, meneduhkan perasaan, ada anak di dekat kami. Ada tetumbuhan dan tanaman indah. Bebas mengistirahatkan tubuh dan pikiran sejenak. Konsep kerja kami ternyata mampu menumbuhkan semangat tersendiri, ide-ide segar bermunculan tak terbendung.

Sedemikian pentingnya manfaat internet IndiHome untuk kami. Sebagai gerbang yang membentuk lorong-lorong komunikasi cepat berbilang detik / menit, dengan dunia luar. Komunikasi dua arah dengan individu, komunikasi dengan sekelompok pihak, serta   institusi tempat bekerja atau pihak lain yang berkepentingan.

Rumah bagi kami perlu lengkap dengan perangkat kerja, kenyamanan, interior yang nyaman. Meski rumah kami sederhana, namun berasa betah, bersih, hijau, ramah lingkungan. Suasana tersebut terbukti telah memberikan dampak signifikan. Mendongkrak kinerja, memacu kreativitas dan produktivitas.

Puluhan tahun sebelum adanya pembatasan sosial (PSBB / PPKM) dan WFH (Work from Home), kami sudah membiasakan menciptakan ruang-ruang bekerja dan berkarya di rumah. Alat komunikasi kebutuhan mendasar kami untuk menunjang kinerja. 

Terimakasih IndiHome, Internetnya Indonesia, terbukti sangat menunjang  kerja dan karya kami. 

Sebetulnya bukan hanya menunjang profesi pak suami, tapi juga saya pribadi sebagai penulis lepas. Selain itu saya kerap mengunggah karya craft saya  di blog, youtube,media sosial  dan pernah diterbitkan dalam buku. Yup,manfaat internet jelas kebutuhan. 

Imbangi dengan Liburan di Rumah

Supaya kinerja semakin kinclong mumpuni , liburan dan hiburan di rumah perlu. Kami berlangganan IndiHome untuk tontonan juga. 

Kerapkali kami enggan berlibur  dengan cara bepergian.Hemat tenaga dan waktu. Jadi memilih di rumah saja. Saat libur kami kerap memilih di rumah saja. Menikmati dan menyimak layar kaca langganan kami dengan IndiHome. 

Seru sekali menghibur diri dengan kenangan,film-film  lama. Nostalgia. Saluran televisi mancanegara,  film-film terbaru layar lebar , sampai ke  kisah-kisah perjalanan (traveling) berjuta kesan. Seraya berleyeh-leyeh di atas sofa. 

Yup, sambil menikmati semangkuk bakso bikinan sendiri, menyeruput kopi susu panas, dan mengemil kue-kue yang cara membuatnya kami pelajari dari media sosial. 

Kalau sudah begini, badan serasa segar. Esoknya bisa mengawali hari kerja dengan enerji baru dan semangat  baru. 

Demikian sekedar berbagi   pengalaman sderhana kami. Saya sebagai istri yang meendampingi suami dan anak-anak. Manfaat internet memang tanpa batas, kesempatan untuk memacu kreativitas dan produktivitas terbentang seluas samudera. Berjuang dengan semangat, untuk mengukir sejarah, merajut karya-karya besar hari ini, dan membangun masa depan sedini mungkin.  Terimakasih IndiHome, internetnya Indonesia, telah menjadi Kawan Berjuang sejati, untuk keluarga di  rumah kami, bahkan untuk  semua warga di negeri ini. Home Sweet Home. Terimakasih Telkom Indonesia telah mempersembahkan Indihome bagi Indonesia,Selamat Ulang Tahun ke 57 . 

Sukses dan Berjaya  untuk Indonesia.

Semoga tulisan sederhana ini dapat berbagi  yang tidak sederhana, salam hangat dan sehat selalu. Indonesia tercinta. 

Menggenggam Dunia , Berjuang untuk Kebaikan, Berkarya untuk Negeri, bersama IndiHome. 



#IndiHome

#Manfaat Internet

#Telkom Indonesia

#Internetnya Indonesia