Daftar Blog Saya

Senin, 19 September 2016

Iklan Softener So Klin Tahun 2003 dalam kenanganku





IKLAN SOFTENER SO KLIN

Akhirnya ketemu juga di YouTube, Iklan Softener So Klin jadul tahun 2003. Dulu ketika  ikut syuting iklan ini, berjuta cerita. Masa-masa belum ada media sodial, internet masih barang langka. Hape juga  hanya orang-orang tertentu yang punya.
Dulu  aku punya sih VCD rekaman iklan ini, dapat kiriman dari produsernya (JJ Production Surabaya), namun VCDnya tenggelam  kena banjir tahun 2004 dan 2005 di rumah lama kami. Hadeuh , tak bisa  digunakan lagi  karena  bukan hanya  terendam air banjir, tapi juga endapan lumpur. 

Pada masa itu, dunia komunikasi  dan publisitas yang berjaya sadalah televisi, radio  dan media cetak seperti surat kabar harian,  tabloid dan majalah . 

Waktu syuting iklan ini (2002) di sebuah rumah sewaan, bulan ramadhan. Kami ibu-ibu Softener So Klin sebagai para finalis Ibu Softener So Klin  menginap di Hotel Ibis. Dan  kudu syuting seharian suntuk , dari pagi hingga jauh malam. 

Setelah didandani ,  satu per satu menunggu giliran.

Bagi aku pribadi, menempuh perjalanan  naik kereta api saat itu  terasa berat. Pasalnya aku meninggalkan  anak bungsuku yang masih TK. Dan jujur saja, karena tidak punya asisten rumah tangga, anakku ini sangat  menempel kepadaku. Dari sejak bangun tidur, berangkat ke TK sampai larut malam, full aku yang mengurus. 

Aku juga tidak tega meninggalkan suami dan anak sulungku yang masih SD juga. Pasalnya mereka semua full terbiasa  aku layani,  sejak pagi buta hingga jauh malam, mulai dari makanan, sampai  pakaian aku yang cuci seterika. Rumahpun aku yang mengurus.

Jadi sedih juga meninggalkan mereka,  meski aku sudah menyiapkan makanan cepat saji, bahan masakan siap masak yang sudah dipotong -potong tinggal rebus, dan  telur pindang atau makanan yang  bisa dipanaskan.

Maka ketika syuting berlangsung, melewati perjalanan, lumayan mataku sembab kurang tidur, dan  badanku agak letih. 

Alhamdulillah,  syuting iklan yang hanya menampilkan diriku beberapa detik saja akhirnya beres. Rupanya aku memang tidak berbakat akting,  untuk senyum saja  sampai harus diulang-ulang.  
Lega rasanya. 

Dan akhirnya  setelah selesai semua  rangkaian syuting iklan ini, sepekan kemudian,  pengumuman di Tabloid NOva, aku keluar sebagai pemenang ke III Ibu Softener So Klin. Hadiahnya  selain uang tunai (honor main iklan dan  sebagai pengirim pertama ) Home Theater, satu perangkat. 



IBU OCTOPUSSY.....MENEJEMEN WAKTU , MENEJEMEN  RUMAH TANGGA

Sedih, merinding, jika ingat masa silam. Iklan ini memiliki kenangan tersendiri  . Terkenang  masa-masa  genting maraton , kerja keras, prihatin, saat anak-anak masih kecil.  Saat itu aku  tengah gigih-gigihnya  'berakrobat'.
Ah, berakrobat , ingat eks teman sekantorku Mariyah  yang ikut suaminya  ke USA meneruskan Pasca Sarjana , ternyata melahirkan bayi dan mengurus bayi dinegeri orang itu berasa berat. Seperti main akrobat saja katanya..... Berat sekali...Di begeri orang tidak ada orang tua, saudara dan asisten rumah tangga. Semua serba harus mandiri. Nah , itu kan karena tinggal di negeri orang yang memang NB  gaji pemnbantu rumah tangga itu supoer duper mahal, tak terjangkau bagi orang menengah ke bawah, hanya bagi  kelas atas saja. 

Aku sendiri ,  seperti temanku Mariyah, berakrobat juga mengurus 2 batita  saat  si bungsu baru lahir, pak suami jelas tak bisa bantu-bantu. Sebab pak suami  sepulang kerja dari kantor  utama , institusi negara, sore hingga malam hari bekerja lagi di konsultan sebagai arsitek paruh waktu. Sampai di rumah , sering lemburan lagi, bawa pekerjaan  sampingan. 

Jadi , aku sudah terlatih  berakrobat sebagai ibu rumah tangga sejati. 

 Maksudnya?

Akrobat  itu adalah seperti octopussy dengan banyak tangan.  Dalam 24 jam  ibu muda   yang tidak memiliki asisten rumah tangga ataupun harian , harus  pandai berjibaku mengawali  waktu  saat masih dini hari hingga larut malam. Dan harus rajin bergadang karena bocil bocil bayi dan balita sering terjaga di tengah malam.

Khusus rumah kami , di kawasan Riung Bandung Kota Bandung, punya masalah air. Jadi harus bergadang untuk mendapatkan air. 
Seperti mengisi air di bak mandi dan penampungan air bersih, karena air PDAM hanya mengalir jam 2 malam.

Sambil mengisi air  , aku  mencuci piring, mencuci pakaian (dengan mesin  cuci), memasak nasi, memasak  lauk pauk untuk sarapan dan bekal makan sang anak-anak di sekolah.

Tentunya harus berpacu dengan waktu. Sebab  hanya ada 2 jam kesempatan menikmati air keluar dari keran. Lewat jam 4  subuh maka ledeng kembali padam.

 Selanjutnya aku tinggal memasak air minum, air untuk isi termos, masak air untuk mandi anak (jam setengah 5 sudah harus pada mandi, berangkat sekolah jam 5 lebih 15 menit).

Terus marathon, jangan coba-coba jeda. Berdiam diri sejenak saja bisa keteteran. Karena anak yang besar masih duduk di kelas 4 SD  aku  harus mengangkat panci berisi air panas, menuangkan ke dalam baskom dan si sulung segera mandi dan sarapan. Menyiapkan seragam dan bekalnya. Setelah si sulung beres sarapan dan minum susu , membawa bekal nasi untuk sekolah, dalam kondisi gelap mobil abondemen jemputan sekolah akan menjemputnya.

Usai si sulung berangkat. Aku lanjut berjibaku mengurusi si  bungsu yang juga akan sekolah di TK di kompleks perumahanku. Memakaikan seragam dan  menyiapkan bekal makanan untuk sekolah TKnya.  Sambil membiarkan ia menghabiskan sarapan,  suami saya juga sarapan.

 Lanjut, menjemur pakaian  di teras depan rumah. Pasalnya halaman rumah kami yang mungil sangat sempit.  Kalau cucian banyak pagar rumahpun jadi tempat menjemur.

Maka si bungsu  berangkat ke sekolah di antar suami yang akan ke kantor sekalian.

Itulah saat jeda  mulai menyapu halaman, menyiram tanaman, membersihkan rumah, menyikat kamar mandi , membersihkan selokan, Mengurusi bunga-bungaan tanaman yang tahun 2002 itu aku sudah membuat vertikal garden di pagar BRC rumah.







SAATNYA ME TIME.....KEBBAHAGIAAN  KALA MENULIS

Setelah semua beres aku masih bertenaga untuk menulis dan membuat kerajinan tangan. Usia 38 , masih enerjiklah.... Aku  menulis  fiksi untuk berbagai majalah  wanita waktu itu. Kadang saat menulis fiksi , aku berhenti sejenak, sesunggukan terisak-isak. Karena  kerapkali yang aku tulis adalah petikan kisah nyata , kehidupan seseorang. Kebanyakan mereka yang suka curhat kepadaku.Atau orang yang aku sayang, punya cerita hidup. 

Atau menulis artikel pendek untuk majalah parenting. 
Atau menulis resep masakan yang biasa aku  masak untuk majalah wanita dan tabloid. 

Untuk surat kabar cetak lokal aku mengisi rubrik  wisata, travelling, kriya . 

Untuk  majalah dan tabloid tentang arsitektur dan interior saya menulis beberapa ide-ide interior.

Hobi mencipta kriya dan kerajinan tangan  bikin aku bahagia, jika sudah diwujudkan dalam karya. Hobi mencipta resep masakan dan makanan atau camilan yang unik, ternyata bisa menghasilkan uang juga. Honor  hasil resep  masakan / camilan / kue yang  aku tulis dan aku foto , lumayan juga. Tapi yang paling aku suka, dulu itu hadiah lomba resep masakan / kue / camilan  besar. Rata rata jutaan rupiah. Jauh lebih besar dan beda dari hadiah lomba masa kini yang  bahkan ada yang hanya puluhan ribu rupiah, atau hanya 100 atau 300 ribu. 

Honor tulisan wisata  saja tahun 2000 2003  2006 dstnya,  satu tulisan  bisa 300 sampai 500 ribu rupiah. Nah kalau juara lomba honornya jutaan. Paling seru kalau cerita bersambung  dimuat di majalah,  atau tabloid, ada uang honor rutin karena satu cerita bersambung bisa  dimuat dalam beberapa bulan. 

Menulis untuk aku adalah cara menyalurkan hobi sekaligus  aktualisasi diri. Namun yang paling membahagiakan bahwa hobiku ini dapat menutupi kebutuhan  finansial rumah tangga dari kantong sendiri. Tanpa  harus berangkat ke kantor atau ke tempat kerja. 

Pada masa itu, bisa menghasilkan uang tapi diam di rumah dianggap aneh dan bohong. Mustahil. Untungnya  generasi masa kini mengalami seperti yang aku jalani dulu, kerja di rumah saja, sambil mengurus anak dan rumah , mengurus suami, mengurus halaman...... Berkarya dari rumah, dan honor mengalir. Jadi, kalau aku bercerita tentang diam di rumah tapi menghasilkan uang.... banyak yanhg sudah mengerti.

MELUKIS, HOBI LAMA YANG BIKIN KANGEN 

Sekali waktu saya masih sempat juga melukis dan ikut pameran bersama. Pernah sebuah cafe memborong lukisanku  sebagai dekorasi dining  interiornya. Aduh bahagianya saat itu.

Aku  yang sehari-hari  di rumah tanpa Asisten Rumah Tangga, tapi tetap bisa banyak berkarya di rumah dan menghasilkan uang. Juga karya yang bermanfaat bagi orang lain.

Bayangkan, kalau saja aku  menggaji ART , karya-karyaku pasti akan lebih banyak  dan  kinerjaku lebih melambung.
Tapi aku harus taat pada sebuah tradisi  alias budaya sebuah  aturan main sebuah keluarga besar (yang menurutku agak ganjil sih) , tapi ya sudah....,  taati saja, aturan main masuk dalam sebuah keluarga.
Yang menekankan, kalau istri di rumah (tidak kerja kantoran / keluar rumah)  untuk apa  bayar lagi pembantu. (hihihi...., istri kan bukan pembantu yak). 

Lagian meski istri menghasilkan uang alias kerja di rumah , tak ada yang percaya di masa itu. Bahkan tetanggaku juga  mencibir menganggap aku manusia aneh. Mana mungkin  ....mereka  berkomentar.  
Jadi kalau istri toidak menghasilkan uang, dilarang bayar ART. Kalau istri  di rumah, mustahil menghasilkan uang, tidak pantas punya ART....Tok Tok Tok..... itu  cerita di masa silam. Nah , pad amasa itu, ada pula aturan main, istri harus berhenti bekerja, karena ada golonganpara  mertua yang tidak sudi cucunya diasuh oleh pembantu rumah tangga. Judulnya, para ibu muda yang tadinya berkarier  gemilang kantoran, kudu resign, Sebab harus full mengurus  bayi dan anak. Berlanjut, kalau istri di rumah , untuk apa bayar pembantu. ,.....

Maaf , itu cerita tentang orang lain ya, bukan tentang diriku.

Kalau aku memang  tidak punya ART karena rumahku kecil, tidak ada kamar untuk ART.  Mencari ART yang pulang pergi juga sudah sulit. Maka  ya semua aku kerjakan sendiri, dan aku ingin anak-anak juga full dalam perawatan pemeliharaanku , ibunya sendiri, tanpa campur tangan  ART , atau babby sitter dan lainnya.

Jujur, itu sangatkah amat berat dan tidak mudah. Menembus samudera  keletihan  dan nyaris  kehilangan istirahat . 
Tapi aku bersyukur, bahwa aku telah melewatinya dengan  baik . 

Saat masih gadis , aku merangkap kerja. Sambil kuliah, merangkap jadi penyiar radio swasta,  juga menulis media cetak  paruh waktu, dan kerja kantoran. Padat . Tapi bikin bahagia. Lelah, tapi masih banyak jam oistirahat dan cukup tidur. 
Tapi masih terasa lebih berat  saat menjadi ibu rumah tangga yang tidak dibantu oleh siapapun., dan suami juga  kerja full di luar hingga larut malam, boro-boro bisa bantu istri, karena sampai di rumah bawa bekal kerja lemburan. 

Kembali ke rutinitas tahun 2002
Habis menulis hanya 2 atau 3 jam, aku jalan kaki  menjemput anak dari TKnya. Sebetulnya anakku bisa pulang sendiri, ia sudah hafal jalan dan pernah pulang sendiri jika aku telat menjemput. Hanya saja aku kuatir jika ada motor yang ngebut dan anakku menyeberang  kurang hati-hati. Usianya 5 setengah tahun saat itu. 

Mengurusi makan siangnya, mengajari pelajaran, mengasuhnya. Lalu menyeterika dan sorenya kembali ke dapur  menghangatkan masakan dan mencuci piring kembali.

Bahkan untuk menemukan kesempatan menulis saya sering bergadang menunggu anak tidur. Sehingga jam tidur  bisa-bisa hanya 4 sampai 5 jam . Kebetulan suami juga  sering bergadang mengerjakan pekerjaan tambahan . Jadi seru  rasanya  sama-sama mengetik dan menggambar di larut malam. Lebih fokus  karena  tak harus berbagi konsentrasi dengan mengurus anak. 

MEMENANGKAN PULUHAN LOMBA 

Berbagai sayembara dan lomba menulis dan resep  masakan aku ikuti. Sampai puluhan kali hadiah lomba  mampu mengisi tabungan . Dari berbagai lomba dan sayembara  aku tak hanya beroleh  uang yang sangat bermanfaat dalam hidup kami yang amat sederhana itu, bahkan saya  memperoleh kulkas, rice cooker , televisi, tupperware, dan banyak lagi perlengkapan rumah tangga sehingga kami tak perlu membelinya. 

ANTAR JEMPUT ANAK 

Dari hasil  menulis dan mengikuti lomba aku ikut syuting iklan karena sebagai pemenang, honornya bisa membeli  mobil sendiri. Jadi bisa menyetir antar jemput anak  tanpa mengganggu mobil suami. Apalagi rumah kami terletak di sebuah kompleks yang lumayan nyungsep , jalannya kecil-kecil sempit, hanya muat 1 mobil, dimana taksi suka marah-marah kalau diminta mengantar kami pulang.

Jadi kalau anak harus ada kegiatan berenang dari sekolahnya,  saya bisa menjemputnya. Apalagi ketika anak yang besar mendapat SMP negeri (jalan Sumatera Bandung) yang letaknya jauh sekali dari rumah kami di pinggiran, 

Aku  harus super mandiri karena selain tak punya asisten rumah tangga, suami super sibuk sering ke luar kota, kalau pulang ke rumah juga lembur melulu bawa pekerjaan ,malah aku  sering ikut bantu-bantu. Seperti memasukkan nilai-nilai hasil ujian dan tugas mahasiswa  dari lembaran kertas tugas ke daftar nilai. Oya lupa aku cerita, suami aku juga mengisi hari Sabtu dengan mengajar di perguruan tinggi  , jurusan arsitektur Universitas Katolik Parahyangan.  

Mengerti kan sekarang, mana mungkin suami yang super duper sibuk dengan banyak cabang job bisa bantu-bantu istri di rumah. 

Jadi kebayang bukan, kalau istrinya seperti apa kerja di rumah, dan sama juga punya pekerjaan .

Maka , aku juga mulai tidak taat aturan main yang diterapkan (oleh...?) . Kata suami aku,  tidak apa-apa , masakan beli saja,  nyuci baju meski  cuci sendiri pakai mesin cuci, untuk menyeterikanya aku kirim ke laundry tetangga yang khusus terima seterikaan. Suami aku pribadi, mengijinkan kalau saja ada ART yang pulang pergi. Karena suami tersayang, sangat paham dan tahu betul seberapa berat kerja istrinya di rumah. 
Nah , mereka yang hanya rajin komentar dan berada di luar rumah tangga kami , jika dijelaskan juga tak bakal mau  tahu dan mau mendengar. Ya sudahlah. Biarkan anjing mengonggong, kafilah terus berlalu. EGP

MENGAJAR ANAK PELAJARAN SEKOLAH DAN LAINNYA

Ini dia bagian yang tak boleh lewat. mengajarkan anak konsep logika matematika. Sehingga pola pikir dan cara memahami  sesuatu benar adanya. Sangat membutuhkan waktu dan enerji  dalam membimbing anak pelajaran sekolah. 
Sampai mereka duduk di SMPpun saya  kerap menjadi nara sumber mereka. Khusus si bungsu sampai SMA dan kuliahpun sering menjadikan saya nara sumber. Kata si kecil, mama itu kalau ngajarin sesuatu sistematis, step by step nya bikin mudah dicerna.... Maksudnya bukan hanya pelajaran sekolah, termasuk pekerjaan rumah tangga, dan kalau anak perempuan itu rupanya tiada hari tanpa cerita.  Beda dengan anak lelaki ya.  

SEBETULNYA  LEBIH MENIKMATI KERJA KANTORAN

Yang terberat bagiku adalah ketika harus meninggalkan kerja kantoran dan  kerja paruh waktu sebagai penyiar radio swasta. Tetapi sebagai penulis lepas aku masih bisa melakukannya di rumah. Meski tidak lah mudah,  karena saya mengasuh sendiri  bayi dan balita tanpa pembantu rumah tangga, menyetir sendiri, tanpa supir, tetapi tetap membuat karya-karya 

Kerja kantoran lebih jelas  job deskripsinya, mendapat penghargaan moril dan materil. Ada liburnya pula. Coba bandingkan dengan pekerjaan rumah tangga, Adakah yang menghargai? Untung saja suami dan anak anak sangat menghargai dan mengapresiasi tugasku sebagai ART .., eh salah, sebagai IRT.

Tapi tidak selalu demikian di masyarakat, pekerjaan ibu rumah tangga tak jarang diidentikkan sejajar dengan pembantu rumah tangga. Lebih miris lagi kalau ada yang mengidentikkan  ibu rumah tangga yang tidak kerja  itu sebagai perempuan tidak kompeten (bodoh mungkin maksudnya?). 

Tapi aku  tidak peduli, yang penting, aku mundur  kerja demi anak-anakku , agar tumbuh besar dalam sentuhan dan pelukan kasih sayang ibunya sendiri, bukan orang lain. 

IKLAN SOFTENER SO KLIN

Nah  Iklan Softener So Klin ini  memilik kenangan tersendiri. Waktu itu  si bungsu masih TK. Aku  harus syuting iklan ini, meski  hanya satu detik  penampilan  , namun  syutingnya tidak sebentar.

Anak yang SD kelas 4 sedang ulangan umum. Yang bungsu di TK menangis aku tinggal. Kebingungan  tidak bisa mingta bantuan siapapun,  suami  membawa bocil bungsuku  ke kantor. 

Aku naik kereta api di bulan ramadhan, sahur dan  menginap di Hotel IBIS . Dandan dan syutingnya sehari semalam suntuk . Ada  bahagianya lho,  bisa ketemu dengan sesama ibu yang main iklan.

Sesama ibu yang ikut syuting  adalah Ibu Amalia, lalu  ibu cantik yang fotografer  dan alumni Wajah Femina  (waktu itu sedang mengandung anak ke duanya) Virgin Septhimoranie , ibu Ninuk yang bidan pendiri rumah bersalin di Yogyakarta, Ibu Farida Wijaya yang punya 4 anak anak berprestasi sebagai pelukis cilik go internasional.  Seru  sekali. 

Namun ada rasa sedih,  tidak mudah rasanya meninggalkan si kecil yang lumayan sering sakit.  Jadi saat menginap  di hotel menjelang syuting aku  diam-diam menangis . Karena sejak lahir total aku  sendiri yang mengurusi anak-anak, Tidak ada pembantu apalagi pengasuh anak. Bahkan  belum pernah si kecil menginap di neneknya, alias tidak pernah mau jauh dari aku Auto sedih.



BANJIR

Setiap puncak musim hujan rumah kami terendam banjir. Tapi tahun 2004 dan 2005  dahsyat besar sekali, kursi dan tempat tidur  terendam. Termasuk VCD copyan iklan Softener So Klin  ikut terendam. Duh sedihnya.

Setiap  banjir sedihnya luar biasa. Kami menumpang di rumah adik suamiku. Lalu setelah  banjir surut berdua suamiku bahu membahu mengeruk lumpur yang tebal dan mengangkutnya dengan ember. Lalu membersihkan perabot yang terendam, menjemurnya. Butuh waktu 3 hari setiap  usai musim banjir guna membersihkan rumah.


Namun kami bangga bahwa kami bisa berkarya banyak meski dalam kondisi  musibah banjir yang kerap datang. Dan mengerjakan semua  tugas domestik sendiri. Termasuk membantu suami mengisi suara sebagai narator dalam video buatannya untuk bahan sosialisasi.  Pokoknya semua dikerjakan sendiri meski dengan peralatan sederhana seadanya.










TERIMAKASIH RYAN AGUSTA

Youtuber Nak Ryan Agusta ternyata memiliki  copyan iklan  dimana aku ada  sebagai salah satunya. Meski hanya sedetik. Terimakasih banyak ya Nak, Akhirnya saya bisa memutar ulang kenangan itu. 
Saya bertanya-tanya, apakah  kau salah satu putra dari salah seorang ibu yang ada di iklan itu? 

 Bahagianya menemukan  iklan ini, setelah copy VCD Iklan Softener So Klin  tahun 2003 saya lenyap oleh banjir rutin berlumpur  setidaknya saya bisa menemukan kembali rekaman masa silam saya. Masa-masa yang identik dengan perjuangan hidup .

Meski filmnya tidak berwarna, tetap  bagus ternyata. 

Masa muda memang seharusnya diisi dengan perjuangan, karena di usia lolita (lolos lima puluh tahun)  seperti sekarang  enerji  sudah mulai pudar. Saatnya kita memetik  hasil jerih payah kita di masa muda. Kalau saja saat usia muda kita tak mau bersusah payah , lantas apa yang harus kita petik di usia senja?  



Iklan Softener So Klin 2003





Kamis, 15 September 2016

Step by Step Magnet Hiasan Kulkas , Daur Ulang Botol Shampo / Sabun Cair Hotel Handycraft recycle



Step by Step Magnet Hiasan Kulkas , Daur Ulang Botol Shampo / Sabun Cair Hotel
Handycraft recycle  .

Step by Step Magnet Hiasan Kulkas , Daur Ulang Botol Shampo / Sabun Cair Hotel Handycraft recycle . Handycraft , Handmade Craft, Handicraft, Kerajinan Tangan Daur Ulang,. Ini dia Magnet kulkas souvenir cantik dari Kota Bandung ini ,  merupakan karya /kreatifitas kerajinan tangan  dari  limbah . Ide dan kreatifitasnya diproduksi  oleh ibu-ibu Komunitas daur ulang PKK RW 01 Metro Kelurahan Manjahlega , Kecamatan Rancasari , Kota Bandung.
Step by Step Magnet Hiasan Kulkas , Daur Ulang Botol Shampo / Sabun Cair Hotel Handycraft recycle . Magnet souvenir cantik dari Kota Bandung ini ,  merupakan karya /kreatifitas kerajinan tangan  dari  limbah . Ide dan kreatifitasnya diproduksi  oleh ibu-ibu Komunitas daur ulang PKK RW 01 Metro Kelurahan Manjahlega , Kecamatan Rancasari , Kota Bandung.


Step by Step Magnet Hiasan Kulkas , Daur Ulang Botol Shampo / Sabun Cair Hotel Handycraft recycle . Magnet souvenir cantik dari Kota Bandung ini ,  merupakan karya /kreatifitas kerajinan tangan  dari  limbah . Ide dan kreatifitasnya diproduksi  oleh ibu-ibu Komunitas daur ulang PKK RW 01 Metro Kelurahan Manjahlega , Kecamatan Rancasari , Kota Bandung.


Botol bekas shampo atau botol sabun cair yang  ada di hotel-hotel berbintang , biasanya imut dan lucu bentuknya. Yang pasti berukuran mini . Kalau isinya sudah habis jangan dibuang.

Cuci bersih botol bekas tersebut, keringkan.

Yuk kita  hias dengan benang nylon. Hias juga dengan pernik tambahan lainnya. Tempelkan magnet di belakangnya.

Manfaatnya kalau sudah jadi dapat berfungsi untuk:
1.    Alat   menempelkan  kertas memo/pesan di white board yang mengandung magnet.
2.    Alat  menempelkan kertas resep masakan di pintu kulkas yang juga mengandung magnet.
3.    Hiasan di railing (pegangan ) tangga yang terbuat dari besi.
4.    Hiasan di terali jendela
5.    Hiasan kulkas (ala http://berbagigagasan.blogspot.com)
6.    Hiasan di White Board bermagnet



Sebagai souvenir cantik  yang unik dan eksotis juga lho.

Bahan dan alat:

1.    Botol-botol kecil bekas shampo/sabun cair ala Hotel Berbintang. Bisa juga diganti dengan botol-botol plastik  bekas minyak kayu putih ukuran kecil.
2.    Double Tape/ selotip bolak balik (dibeli di toko buku). Sebaiknya yang berukuran lebar 5 cm.
3.    Benang nylon aneka warna (di Bandung dapat dibeli di Jalan Otista atau di Cibadak)
4.    Magnet kecil bundar tipis  dengan garis tengah 1  atau 1,5 cm. Sebaiknya lebih besar jangan terlalu kecil.
5.    Lem UHU untuk merekatkan Magnet
6.    Gunting
 
BOTOL MUNGIL BEKAS SHAMPO /SABUN CAIR HOTEL . DAN BENANG NYLON WARNA WARNI .
Step by Step Magnet Hiasan Kulkas , Daur Ulang Botol Shampo / Sabun Cair Hotel Handycraft recycle . Magnet souvenir cantik dari Kota Bandung i

BOTOL MUNGIL BEKAS SHAMPO /SABUN CAIR HOTEL . DAN BENANG NYLON WARNA WARNI .
Step by Step Magnet Hiasan Kulkas , Daur Ulang Botol Shampo / Sabun Cair Hotel Handycraft recycle . Magnet souvenir cantik dari Kota Bandung i



Ini dia langkah-langkah cara membuat Magnet Hiasan Kulkas , Kerajinan Tangan (Recycle Handycraft) Daur Ulang Botol Shampo / Sabun Cair Hotel (ala http://berbagigagasan.blogspot.com)

1.    Cuci bersih botol , keringkan.
2.    Balut dengan selotip bolak balik (double tape) ,caranya lilit botol dengan selotip sampai seluruh permukaan tertutup rapat. 

Balut dengan selotip bolak balik (double tape) ,
caranya lilit botol dengan selotip sampai seluruh permukaan tertutup rapat. 
3.    Cabut lembaran  putih selotipnya.
4.    Lilit aneka benang nylon sesuai  selera. Bisa satu warna bisa selang- seling aneka warna.
BOTOL MUNGIL BEKAS SHAMPO /SABUN CAIR HOTEL .SETELAH DIBALUT DOUBLE TAPE , REKATKAN BENANG NYLON ANEKA WARNA . CARANYA DENGAN MELILIT BENANG TERSEBUT SESUAI SELERA. 

5.    Rekatkan Magnet bundar dengan lem UHU. Tunggu sampai kering  sekitar 45 menit.
6.    Bisa ditambah pernik-pernik atau pita.
7.    Tempel sebagai hiasan di railing pegangan tangga yang terbuat dari besi, bisa juga untuk mempercantik teralis besi jendela, menghias kulkas, menghias  White Board bermagnet, merekatkan kertas /memo/ catatan di kulkas atau White Board.
8.    Selamat mencoba


 Magnet Hiasan Kulkas , Daur Ulang Botol Shampo / Sabun Cair Hotel Handycraft recycle . Magnet souvenir cantik dari Kota Bandung ini ,  merupakan karya /kreatifitas kerajinan tangan  dari  limbah .
Ide dan kreatifitasnya diproduksi  oleh ibu-ibu Komunitas daur ulang PKK RW 01 Metro Kelurahan Manjahlega ,
Kecamatan Rancasari , Kota Bandung.  (Step by Step cara membuatnya di atas)

Magnet Hiasan Kulkas , BISA MENEMPEL DI WHITE BOARD
Daur Ulang Botol Shampo / Sabun Cair Hotel Handycraft recycle .
Magnet souvenir cantik dari Kota Bandung ini ,  merupakan karya /kreatifitas kerajinan tangan  dari  limbah .
Ide dan kreatifitasnya diproduksi  oleh ibu-ibu Komunitas daur ulang
 PKK RW 01 Metro Kelurahan Manjahlega , 

Kecamatan Rancasari , Kota Bandung.
 (Step by Step cara membuatnya di atas)

Magnet Hiasan Kulkas , Daur Ulang Botol Shampo / Sabun Cair Hotel Handycraft recycle . Magnet souvenir cantik dari Kota Bandung ini ,  merupakan karya /kreatifitas kerajinan tangan  dari  limbah .
Ide dan kreatifitasnya diproduksi  oleh ibu-ibu Komunitas daur ulang PKK RW 01 Metro Kelurahan Manjahlega , 
Kecamatan Rancasari , Kota Bandung.  (Step by Step cara membuatnya di atas)

Magnet Hiasan Kulkas , BISA MENGHIASI RAILING /PEGANGAN DI TANGGA , YANG TERBUAT DARI BESI.
Hanya saja magnet kulkas yang satu ini , terbuat dari botol propolis K -Link . Yang diolah jadi vas mini, diisi bunga-bunga artifisial  plastik, ditempeli lempeng magnet. Jadi bukan Daur Ulang Botol Shampo / Sabun Cair Hotel Handycraft recycle . 
Magnet souvenir cantik dari Kota Bandung ini ,  merupakan karya /kreatifitas kerajinan tangan  dari  limbah . 
Ide dan kreatifitasnya diproduksi  oleh ibu-ibu Komunitas daur ulang
 PKK RW 01 Metro Kelurahan Manjahlega , 

Kecamatan Rancasari , Kota Bandung.
 (Step by Step cara membuatnya di atas)

Hanycraft, Handmade craft, Kriya , Kerajinan Tangan daur ulang , Magnet Hiasan Kulkas , BISA MENGHIASI RAILING /PEGANGAN DI TANGGA , YANG TERBUAT DARI BESI.

Magnet souvenir cantik dari Kota Bandung ini ,  merupakan karya /kreatifitas kerajinan tangan  dari  limbah . 
Ide dan kreatifitasnya diproduksi  oleh ibu-ibu Komunitas daur ulang

 PKK RW 01 Metro Kelurahan Manjahlega , 

Kecamatan Rancasari , Kota Bandung.
 (Step by Step cara membuatnya di atas)


#step by step recycle handycraft  #kelurahanmanjahlega #kecamatanrancasari #kerajinansaurulangsampah #caramembuat
Step by Step Magnet Hiasan Kulkas , Daur Ulang Botol Shampo / Sabun Cair Hotel
Cara Membuat Kerajinan Tangan Botol Shampo/Sabun Cair Bekas
Handycraft recycle  shampo’s bottle . Do It Your Self, How to make recycle handycraft from hotel’s liquid soap bottle,  and  shampo bottle.
ala http://berbagigagasan.blogspot.com)

best idea craft , crafter, crafting, Bandung crafter , Indonesia crafter, Bandung Creative City , Kreatifitas Bandung, Seni kerajinan daur ulang, cara membuat, best picture , botol bekas, ide kerajinan botol bekas, cara membuat hiasan, magnet kulkas craft, souvenir

Jumat, 02 September 2016

Vas Bunga Limbah Kertas , Kerajinan Tangan Daur Ulang, Kemasan Es Krim Walls,Recycle Handicraft,

Kerajinan Tangan Daur Ulang  dari sampah kemasan Bekas Es Krim Walls  dan kemasan tetra Buavita dan ssu Ulotra ukuran besar. Recycle handicraft Do it Yourself




CARA MEMBUAT . LANGKAH-LANGKAH MEMBUAT KERAJINAN TANGAN  VAS  CANTIK DARI SAMPAH/LIMBAH/ KERTAS DAN KEMASAN MAKANAN:

1. Siapkan bubur kertas warna  hijau.
2. Selimuti seluruh permukaan luar  dari bekas kemasan tetra pak Susu Ultra  yang sudah dicuci dan digunting supaya tak terlalu tinggi.
3.Keringkan. 
4. Hias dengan renda.
5.Isi dengan bunga-bunga wangi dari sabun.



Cara membuat vas bubur kertas simak KLIK  DI SINI 

Cara membuat bunga wangi simak KLIK DI SINI


Kamis, 04 Agustus 2016

INGIN 'FOKUS' DAN BERKUALITAS? YUK BERLIBUR, PENTING ITU. (Kiat Mempersiapkan Liburan)

       


Ingin fokus? Ingin pemikiran lebih cemerlang? Dan sehat jiwa raga. Ini dia, liburan. Siapaun manusianya, apakah pekerja di luar rumah, ataukah ibu rumah tangga, ataukah anak-anak yang sekolah dan para mahasiswa. Saatnya yuk kita semua menjadwalkan liburan  sebagai kebutuhan. Liburan tak selalu harus mahal. Tapi betapapun murahnya, harus ada perencanaan budget yang matang .


Tempat berlibur favorit saya, karena mengandung unsur air yang menyejukkan
Tempat berlibur dnegan unsur air,  memberikan dampak tenteram dalam kalbu.
Matahari terbit dalam senyuman ,  di penghujung Juli 2016. Binar  memayungi pagi,  pada cekungan Bandung. Hilir mudiknya manusia dengan senyum menebar di kota yang kaya dengan kelezatan dan keragaman kulinernya ini.

Banyak di antara para penikmat liburan memilih wisata kuliner dan belanja. Sembari berburu  keanekaragaman produk sandang tas sepatu assesories  , senjata buat mempercantik diri.

Segala bentuk industri rumahan, distro, outlet, toko besar, kios sederhana... semua menarik hati.Tersebar di seantero kota, utamanya dari  Bandung Tengah ke arah utara. Nyaris rumah-rumah heritage berartistik  sejarah berubah wujud, menjadi  bangunan bisnis usaha.

Karib kerabat saya dari Jakarta sangat tahan bermacet ria di kota Bandung . Ia mengatakan,  semua yang ada di Bandung itu  perlu dimasukkan dalam agenda liburan. Mulai dari hawanya yang tidak se menyengat panas seperti di Jakarta. Penduduk ‘asli’ nya konon cenderung murah senyum dan sikapnya menyejukkan. Harga  sandang pangan dan oleh-olehnya murah meriah. Duh!

Saya warga Bandung,   biasanya mengurung diri berlibur di rumah sendiri setiap Sabtu Minggu. Kalau tidak terpaksa menghadiri undangan resepsi atau hal yang penting banget, maka no way lah ke arah pusat  kota dan keramaian Bandung.  

Yup, akhir pekan, masih nuansa liburan . Meski anak-anak SD , SMP, SMA sudah mulai menapaki hari-hari pertama mereka. Namun mereka yang di perguruan tinggi masih memiliki jeda waktu untuk leyeh-leyeh di  rumah. Atau sekedar berkongkow di cafe yang bersuasana cozy.



Matahari Kehidupan (Sun Life) , Cafe Halaman, Parijs Van Java (31 Juli  2016)

Setelah menghabiskan waktu beberapa saat, matahari semakin tinggi. Tibalah saya di Cafe Halaman. Sebuah tempat bersantai , cucok buat makan dengan sahabat,  lokasi nangkring yang nyantai dan  nyaman. Soal menunya,  ya sangat kena  bagi saya dan keluarga. Khususnya saat makan bareng dengan anak saya yang usia remaja. Jelang dewasa.

Lewat tengah hari usai menghabiskan jalan-jalan di PVJ jalan Sukajadi Bandung,  saya memilih duduk di Cafe Halaman Parijs Van Java.

 Pada Hari Minggu nan cerah,  nikmatnya menyantap hidangan  siang di meja dan kursi bergaya interior keren ini.
Kebetulan ada  sebuah even Talk Show super manfaat. Informasinya yang saya peroleh dari Admin Kecenya Blogger Bandung.

Suasana cerah ceria di ujung musim liburan. Bandung memang jadi kota super sibuk di masa-masa liburan.

Kota Bandung selalu digempur  kendaraan dengan plat nomor B, begitu celoteh Fandi Bakri, stand up comedian . Pada sebuah senja di Cafe Halaman Parijs Van Java. Yang saat itu  sempat menghibur kami dengan celoteh pencair suasana lewat komedinya.

Kota Bandung  nan kreatif bikin kesengsem  wisatawan lokal utamanya dari  kota lainnya seantero Nusantara. Kendati belum menyamai Bali, Bandung patut diperhitungkan sebagai sasaran wisata belanja dan kuliner terfavorit di Indonesia .

Makanya sebagai warga Bandung jenuh juga ya berlibur di kota sendiri. Sebagai warga Bandung,  sudah saatnya  saya juga melepas kejenuhan beranjangsana ke luar Bandung.

Di Cafe Halaman ,duduk meletakkan tangan pada  sebuah meja sambil merencanakan liburan.  Hmh, sedikit merenung.

Seberapa pentingkah liburan itu? Menurut saya, ada hal-hal luar biasa yang datang memberikan sejuta  kejutan setelah liburan itu. Nanti saya bagi  pengetahuan yang saya  dapat dari  suasana  bahagia di siang dan sore itu.


Sekarang Ada Konsultan  Online  Seputar Keuangan dan Asuransi Gratis

Menyeruput minuman sejuk, nyaman juga bersantai di sini. Apalagi banyak pengetahuan baru bisa digali meski dalam suasana relaks,  seraya  menyimak Talk Show keren.  

Bicara soal liburan, maka kita butuh kejelian dalam menabung dan merencanakan keuangan. Setelah itu membuat  rencana lainnya. Langkah pertama  sebelum berlibur,  rasa aman dan nyaman  agar liburan tidak  malah berakhir dengan hutang dan stress karena kehabisan uang, perlu perhitungan matang.

Bahkan liburan membutuhkan jaminan asuransi perjalanan, juga lebih mantap kalau setiap dari kita memang sudah tercover asuransi jiwa.

Pembicaranya  ganteng-ganteng dan  pintar pastinya. Mereka adalah Caesar Simanungkalit, dan Fabi Parabi.

Caesar Simanungkalit, Fabi Farabi, Parmadi Budi Praetyo, di Cafe Halaman Parijs Van Java  Bandung, 31 Juli 2016
Mendengar  banyak sharing mereka, dalam jiwa saya semakin mantap termotivasi untuk meningkatkan kualitas diri, dan juga pentingnya liburan.



Bahwa  sudah selayaknya manusia Indonesia semakin berkualitas dalam kehidupan dan penghidupan. Makanya butuh kematangan merencanakan keuangan,  dan asuransi bagi kehidupan. Tapi tak semua orang mampu mengelola keuangan dengan  benar.

Ya, ternyata ada sebuah web site keren www.brightadvisor.co.id  yang nyatanya setelah kita masuk banyak sekali  manfaat untuk bertanya dan  berdialog  seputar hal-hal yang ingin kita ketahui dalam berasuransi. Manfaatnya, bentuk produknya, sampai hitung-hitungan dalam angka, merencanakan pemanfaatan idle money demi pengeluaran di masa depan.


Begini, biasanya kalau kita ingin menggunakan jasa asuransi tertentu, banyak jenis dan variasinya. Berapa besar manfaat dan dana yang harus disiapkan.Kita sering enggan bertanya  ketika seorang teman kita yang mendadak menawarkan asuransi. Lalu kita deal menerima tawaran teman kita yang menjadi agen asuransi tanpa paham apa sih sebetulnya yang kita bayar preminya ini. Karena rasa enggan dan tidak enak saja.



Karena itulah www.brightadvisor.co.id  menghadirkan  tempat bertanya tanpa rasa enggan dan malu-malu. Sehingga kita bisa betul memahami tata cara pembayaran iuran asuransi dan preminya. Produknya seperti apa, manfaat sebesar apa? Fungsinya untuk mengcover apa? Dan hitung-hitungan sesuai  kemampuan dan pendapatan kita. Lantas risiko apa yang akan dicover.



Jadi saat berasuransi paham betul dan tidak ada rasa kecewa kelak. Konsultasi online ini dibidani oleh Sun Life Financial Indonesia, anak  usaha yang sepenuhnya dimiliki Sun Life Financial . Yang menawarkan aneka produk  perlindungan plus pengelolaan kekayaan, asuransi jiwa, asuransi pendidikan, asuransi kesehatan dan perencanaan pensiun.




Bagi mereka yang kebingungan mengelola pesangon kudu mencoba konsultasi online yang satu ini. Biar tidak salah merencanakaan masa depan. Biar masa pensiun bisa berjalan nyaman. Dan biar liburannya  bikin tersenyum jiwa raga.


Joice Tauris Santi, Penulis Buku SELAMI ASURANSI DEMI PROTEKSI DIRI, buku yang ditulis bareng Nurul Qomariyah, memaparkan segenap informasi tentang asuransi (Penerbit Buku KOmpas  2015).

Liburan Yang Bikin Bahagia

Talk Show ini juga menghadirkan penulis dari Kompas, Joice Tauris Santi sebagai pembicara. Tulisan-tulisannya sangat inspiratif  khususnya soal wisatanya.   Memberikan banyak informasi dan manfaat, baik sebagai bacaan yang mengasyikkan, maupun sebagai pegangan para penyuka wisata untuk mengikuti jejak wisatanya.

Liburan itu Jelas Sangat Perlu.

Mesin dan komputer saja harus ada jeda diamnya. HP saja perlu direcharge. Begitu juga manusia dengan organ tubuhnya,   yang harus bermetabolisme tanpa henti, jantung nasi dan semuanya , dalam berdegup dan denyut semanjak hadirnya kita di dunia fana.

Urat darah yang mengalirkan oksigen juga tak pernah berhenti. Setidaknya manusia perlu meringankan beban kerja  organ tubuh kita.

Otak sebagai kendali semua aktifitas,  perlu di’isi ulang’ dengan topik-topik positif alias rasa bahagia. Rasa nyaman, santai, damai , ternteram dan tenang.

Jadi , manusia jelas butuh cuti ,libur dari rutinitas yang tak berkesudahan.Lewat liburan bersama keluarga menjadi semakin saling belajar memahami, sesama teman bisa melepas rindu, memperbaiki hubungan alias komunikasi.

Keajaiban Liburan

Seorang seniman mendapat inspirasi dari tempat-tempat yang memberikan enerji positif bagi jiwanya. Seorang ilmuwan tiba-tiba terinspirasi gejala alam untuk penelitiannya. Seorang peneliti tiba-tiba terpikirkan  memecahkan masalah setelah menemukan realita di perjalanannya.

Seorang pelajar pulang dengan rasa bahagia setelah puas bermain di deburan pantai yang hangat. Mahasiswi menemukan semangat baru setelah menyaksikan hamparan bunga-bunga di musim semi. Seorang eksekutif tiba-tiba merasa bertenaga kembali untuk membuat keputusan jitu dan cemerlang dalam kerjanya.

Supaya Liburannya Tidak Bikin Stress Joice Tauris Santi , yang juga menulis tentang asuransi dan rencana keuangan yang baik. (“Selami Asuransi Demi Proteksi Diri”  yang ditulis bareng Nurul Qomariah, penerbit buku Kompas).

Dari buku ini banyak rumus-rumus investasi  dan trik menghitung nilai uang masa kini dan masa nanti. Bisa diterapkan dalam  investasi, asuransi, atau untuk merencanakan liburan juga. Rumus yang dalam ilmu ekonomi  adalah mata kuliah pembelanjaan/ finansial.
Buku ini memberi pemahaman tentang produk asuransi dan jenis-jenisnya serta kepentingannya, karya Joice Tauris Santi dan Nurul Qomariyah

Perencanaan finansial perlu. Supaya liburannya tidak menyisakan hutang dan masalah, dan kiat  membuat rencana jangka panjang. Menabung dulu. Buat planning yang jeli.

Penulis Harian Kompas ini  bikin saya tergiur ,  jadi  ingin meniru jejaknya, melakukan perjalanan-perjalanan yang luar biasa. Menulis wisata hasil karyanya sangat bermanfaat untuk mereka yang merencanakan liburan.

 Bagi mereka yang membacanya, serasa dibawa ke ‘awang’awang’ , begitu manfaat tulisan perjalanan dan wisata. Mendatangkan relaksasi tersendiri bagi pembacanya.

Jujur saja,  jadi ibu rumah tangga yang harus membackup aktifitas suami dan anak, kerap mengorbankan  waktu buat me time. Tapi saya  merasa sangat tertolong dengan tulisan-tulisan indah tentang wisata dan perjalanan.

Juga tontonan tentang wisata di layar kaca. Itu bisa jadi obat sementara sebelum saya sempat  berlibur langsung.
Pantai Pangandaran, tempat berlibur  wisata pantai favorit di Jawa Barat



Yuk Buat Liburan Kita Relaks

Joice berbagi kiat merencanakan liburan yang tidak membuat dahi mengerut. Caranya menabung, itu  bisa menekan biaya lebih baik daripada berhutang.  Tentu tidak sama seperti saat kita menyicil rumah dengan KPR. Harga rumah itu menukik tajam ke atas, jadi cicilan hutang  tetap  tercover  dengan lonjakan harga.

Jika berhutang untuk wisata  hitung-hitungannya malah merugikan. Sebagai contoh  Joice juga menabung selama 3 tahun untuk mengajak ibunya berlibur ke Eropa. Sematang apapun kalau mengabaikan  time schedule ya luput juga rencananya.

Untuk memotivasi diri, kalau perlu layar komputer / tablet kita dipasangi foto daerah tujuan yang ingin  dijadikan kawasan berlibur. Yang harus diperhatikan selain  time schedule adalah menentukan anggaran dengan jeli. Lalu transpor, akomodasi, tiket , dokumen, konsumsi dan waktu yang tepat.

Seperti transportasi , jika mengambil di hari kerja bukan musim libur, bisa menghemat 25 % budget.  Penginapan dan hotelpun harganya bisa icari yang murah dengan kita searching di dunia maya jauh hari sebelumnya.

Untuk makanan, kita bisa memanfaatkan info dari tulisan-tulisan wisata tentang kuliner yang murah meriah. Biasanya kuliner rakyat cukup murah. Lantas menganggarkan biaya rekreasi dan oleh-oleh.

Sudah pasti kita harus menganggarkan biaya tak terduga sebesar minimal 10 % dari total biaya. Lalu biaya persiapan dokumen, jumlah mata uang lokal yang dibawa. Amankan liburan kita juga dengan asuransi perjalanan.
Pinter-pintar berburu peluang promo tiket, dan akomodasi. Bisa juga membeli tiket beberapa bulan  sebelumnya agar mendapat harga miring.

Demi merencanakan sebuah liburan kita  perlu mematangkan  biaya:
1.      Hitung Nilai anggaran biaya sekarang (PV=present value) dan nilai yang akan datang (FV= future value) saat keberangkatan.Untuk lengkap dan setail bisa baca dari buku  beliau.
2.      Terkait dengan tingkat inflasi, nilai tukar, kapan berangkat, sisa waktu.
3.      Berapa uang tunai yang akan dibawa dan kartu kredit atau e money dan lain sebagainya di hitung matang.

Jadikan juga Liburan berdaya , dengan membuat tulisan-tulisan perjalanan, informasi wisata, dituangkan di sebuah media cetak dan buku bisa menghasilkan.

Supaya tabungan juga bertambah, kita bisa ‘memutarnya’ dalam reksadana . Lumayan bisa menambah  penghasilan untuk liburan.




Liburan Berjuta  Rasanya

Pembicara lainnya adalah seorang blogger  dan dulunya fotografer. Yang sering membagi tulisannya di blog pribadinya. Parmadi Budi Prasetyo , masih sangat belia. Menceritakan petualangan wisata dan suka dukanya.

Berwisata yang paling indah tentunya ditemani orang yang membuat kita nyaman selama perjalanan. Bersama keluarga inti, suami, istri dan anak. Teman perjalanan yang bikin bahagia  menjadi sangat penting.

Berikut hal-hal penting yang harus dilakukan untuk sebuah liburan:

1.      PERENCANAAN:
a.      Dengan siapa? Tentu dengan orang yang dekat dan membuat kita bahagia saat berperjalanan wisata
b.      Kapan? Pertimbangkan, biaya masa-masa liburan  biasanya  tarif hotel lebih mahal. Juga waktu efektif dan optimalnya.
c.       Kemana?Tentukan jenis wisatanya, wisata kuliner , wisata alam, wisata hiburan di mall, wisata  pengetahuan , wisata gunung / pantai dan lain sebagainya.
d.      Naik apa? Transportasi adakalanya kita harus membeli tiket pulang pergi sekalian agar menghemat waktu.
e.      Akomodasi atau penginapan.
f.        Biaya, estimasi dengan cermat, booking tiket dan hotel jauh hari terutama saat promo.
g.      Asuransi. Ini akan memberi ketenangan selama perjalanan . Terutama asuransi kesehatan dan asuransi jiwa.
h.      Packing barang bawaan, ingat ini bukan pindahan lho. Pisahkan yang fungsinya prioritas.
i.        Improvisasi , bisa berubah dari rencana, jika ada suatu peluang emas mendadak.


2.      PERSIAPAN
a.      Barang seringkas mungkin jangan berlebihan
b.      Dokumen bawa back up dalam bentuk digital copy maupun copy hardnya . Misalkan di dompet, tapi di kopor ada copynya, di hp juga ada. Ini menjaga agar kalau dokumen hilang di perjalanan akan memudahkan.
  
3.      PERJALANAN
a.      Sebaiknya  ikuti dan pahami budaya lokal
b.      Perhatikan gesture tubuh, jangan terlalu kelihatan kesan turisnya. Supaya saat berbelanja lebih murah  dan warga lokal tidak menganggap kita ‘asing’.
c.       Hindari pakaian mencolok
d.      Pahami sedikitnya bahasa setempat
e.      Makan dan nongkrong di tempat yang didatangi penduduk kecil  harganya lebih murah, rasa lebih enak

4.      PETUALANGAN. Menempuh jalan-jalan yang sulit dan menantang ternyata menimbulkan kesan tersendiri.

5.      EVALUASI. Setelah berlibur kita mendapat pengalaman luar biasa. Kita bisa mengevaluasi manfaat liburan yang indah ini.







berkomitmen  untuk membangun Indonesia ke arah yang lebih baik.

Salah satu cara yang kami pandang dapat mendukung komitmen tersebut adalah dengan meningkatkan tingkat literasi keuangan masyarakat terlebih dahulu agar menumbuhkan minat masyarakat akan asuransi, investasi, dan kewirausahaan.

 Sehingga masyarakat menjadi sadar akan pentingnya merencanakan keuangan untuk masa depan sejak dini,” ungkap Elin Waty, Presiden Direktur Sun Life Financial Indonesia.

“Kami memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkenalkan portal online kami, Bright Advisor,” tambahnya

.




Bright Advisor adalah

Sebuah portal online yang dikembangkan Sun Life sebagai media penyedia informasi seputar asuransi jiwa, kesehatan, pendidikan, investasi, dan perencanaan keuangan.

Bright Advisor diciptakan untuk dapat memberikan informasi dan menjawab pertanyaan dengan cermat serta dalam bahasa yang mudah dimengerti.

Dalam memanfaatkan Bright Advisor, pengunjung tidak akan dikenakan biaya ataupun harus menjadi nasabah Sun Life terlebih dahulu.


Bright Advisor sudah dapat diakses melalui



.
.PRESTASI  SUN LIFE FINANCIAL


Tentang Sun Life Financial Indonesia

Sun Life Financial Indonesia merupakan anak usaha yang sepenuhnya dimiliki oleh Sun Life Financial.
Yang  menawarkan aneka produk perlindungan dan pengelolaan kekayaan, dari asuransi jiwa, asuransi pendidikan, asuransi kesehatan, dan perencanaan pensiun.
Sun Life Financial Indonesia bermitra dengan lembaga keuangan nasional dan multinasional yang terkemuka untuk menjalankan strategi yang tersebar melalui berbagai saluran dan menyediakan akses yang lebih luas untuk solusi asuransi kami.
Pada 2016, Sun Life Financial Indonesia meraih sejumlah penghargaan bergengsi antara lain:
1.        Meraih predikat “Sangat Bagus” untuk produk Unit Link dari Majalah Infobank dalam “Infobank Unit Linked Awards 2016”. Penghargaan ini diberikan kepada Sun Life Financial Indonesia untuk produk unit link berikut:
·          Salam Balanced Fund untuk kategori Campuran unit link 5 tahun
·          Salam Balanced Fund untuk kategori Campuran unit link 3 tahun
·          Brilliance Xtra Progressive untuk kategori Campuran unit link 3 tahun
·          Brilliance Xtra Progressive untuk kategori Campuran unit link 1 tahun
·          Maxi Fund 1 untuk kategori Saham unit link 1 tahun
2.     “Excellent Service Experience Award 2016” dari Carre CCSL (Center For Customer Solutions & Loyalty)
3.     Meraih penghargaan CSR untuk kategori kesehatan dan pendidikan dari Koran Sindo
4.     Meraih predikat “Excellent” untuk penghargaan Customer Service Email Centres kategori Industri Asuransi dari CARRE Center for Customer Satisfaction & Loyalty Company dalam penghargaan “Contact Centre Service Excellent 2016”.
5.     Meraih predikat “Excellent” untuk penghargaan Call Centres untuk kategori Industri Asuransi Kesehatan dan Jiwa dari CARRE Center for Customer Satisfaction & Loyalty Company dalam penghargaan “Contact Centre Service Excellent 2016”
6.     “Penyelenggara Asuransi Jiwa Syariah Terbaik di Indonesia 2016” dari Global Banking and Finance Review Awards.
7.     Meraih HR Asia Best Companies to Work for in Asia 2015. Para juri HR Asia Best Companies to Work for in Asia Awards terdiri dari para pakar industri, akademisi, jurnasli, dan perwakilan pemerintah.
8.     Meraih “Bronze Award‟ dalam ajang bergengsi The 8th Annual Global CSR Awards 2016 untuk kategori “Excellence in Provision of Literacy & Education Award untuk Perusahaan dengan Kapitalisasi Pasar Kurang dari USD1 Miliar”.



 

Tentang Sun Life Financial

Sun Life Financial merupakan perusahaan penyedia layanan jasa keuangan internasional terkemuka yang menyediakan beragam produk proteksi, serta pelayanan nasabah baik individu maupun korporasi.
Sun Life Financial dan mitranya telah beroperasi di sejumlah pasar utama di seluruh dunia, yaitu Kanada, Amerika Serikat, Inggris, Irlandia, Hong Kong, Filipina, Jepang, Indonesia, India, Cina, Australia, Singapura, Vietnam, Malaysia dan Bermuda.

 Per 31 Maret 2016, grup Sun Life Financial memiliki asset kelolaan sebesar CDN861 miliar. Untuk keterangan lebih lanjut mengenai Sun Life Financial, silakan kunjungi www.sunlife.com.
Sun Life Financial diperdagangkan di Toronto (TSX), New York (NYSE), dan bursa saham Filipina (PSE), dengan kode saham SFL.






Para Jawara Live Twitter, Dari kanan ke kiri Effi Fitriyah,  AliMUakhir, Yeni