Daftar Blog Saya

Minggu, 17 Mei 2015

TENTANG LAGU KARYA GURUH SOEKARNO PUTRA, YANG TERINDAH

 Penulis  bakalan sangat subjektif ya kali ini dalam menilai lagu pilihan penulis. Selama 10 tahun  pernah malang melintang menjadi penyiar radio swasta era 80 an , (sambil kuliah dan kerja kantoran) , ini lagu-lagu terindah dan terbaik  Versi penulis ya. Karena bersesuaian dengan selera dan  pengalaman batin penulis, kisah nyata dalam kehidupan penulis, dan ruang ruang  kenangan. 


1. MELATI SUCI


Berikut tauran  lagunya  yang dikumandangkan Tika Bisono  :

MELATI SUCI (TIKA BISONO)


Putih Putih melati
Mekar di taman sari
Semerbak wangi penjuru bumi

SeriSeri melati
Bersemi anggun asri
Kucipta dalam gubahan seni
Tajuk bak permata
Siratan bintang kejora'
Kan kupersembahkan
Bagimu pahlawan bangsa


Putiknya persona

Rama-rama 'neka warna'

Kan kupersembahkan

Bagi pandu indonesia


SuciSuci melati
Tajuk bak permata
Putiknya persona

Suntingan 'bu pertiwi

Lambang nan luhur budi pekerti


Siratan bintang kejora'

Kan kupersembahkan

Bagimu pahlawan bangsa


Rama-rama 'neka warna'

Kan kupersembahkan

Bagi pandu indonesia


Suci Suci melati

Suntingan 'bu pertiwi

Lambang nan luhur budi pekerti

Oh, melati ...Oh, melati ...Oh, melati ...

Adikarya Guruh  Soekarno di tahun 1980an.Paling indah dari yang terindah, sentuhan nada, tatanan melodinya, irama sampai ke komposisi musiknya. Lirik lagunya dahsyat, mendalam , menyentuh. 

Bukan karena bunga melati harumnya  sangat  penulis  suka, bukan karena wangi melati adalah aroma terbaik bagi penulis, bukan juga karena bunga melati  aromanya memiliki kenangan tersendiri. 
Betul, warna putih adalah warna kesukaan penulis. 

Sebenarnya ada alasan  yang lebih  mampu membawa semua penikmat lagu ini menerawang  ke alam renungan . Melodi  kasih sayang dan getar  lagu ini mampu menerobos  hati, sangat  mendalam. Lirik puisinya teramat indah, santun, penuh pekerti. Betapa  kerap kehidupan membuat kita lupa pada pahit getir perjuangan pahlawan yang berdarah-darah, berderai airmata dan letih keras berkeringat. Lagu ini membuat suasana patriotisme dan  nasionalisme terbangun indah, kesadaran  menghargai sejarah, perjuangan para pahlawan. 


2. RENJANA 

Berikut  penulis  share tautan di bawah ini tautan lagu Renjana di Youtubenya PT Musica Studio, dengan punyanyi aslinya. Garee Simon .



Renjana, karya Guruh Soekarno Putra 

Pertama ditembangkan, lagu ini sebagai salah satu pemenang Festival Lagu Populer  Indonesia, tahun 1976. Grace Simon sebagai biduanita papan atas pada masa itu, membawakanya dengan ekspresi dalam. Jujur, saat itu usiaku masih 12 tahun, saat menyimak lagu ini, langsung merinding dan terpesona. Ada hawa segar baru , lirik lagu , nada , iramanya memiliki karakter tersendiri. 

Tambahan lagi musik pengiringnya mampu membawa ke alam imajinasi tersendiri, seolah  dihanyutkan pada rahasia kegelapan nan senyap, suasana   mistis , sakral, membuat kalbu bergetar. Lagu ini  hadir dengan sesuatu yang baru, warna beda musik Indonesia kala itu.  .

Bayangkan saja, dalam syairnya ada kata-kata keren begini:

Angin kembaraMenebar wangi bungaMenepis mendungMengusap embun

Kata-kata sesingkat itu maknanya sangat dalam berbungkus misteri. Hanya dari  bait sederhana itu, fantasi penikmat tembang indah ini jadi mengembara ke dalam sebuah alam dimensi,  yang sulit dituangkan dalam kata. Karena hanya rasa yang dapat mengungkapnya.

Sukmaku bergetarDigenggam halimun dinginTerkungkung langit nan kelam

Dan yang satu ini, bagi yang mampu menguliti maknanya sampai  ke ruang-ruang  jauh di dalam batin. Bagi sementara penikmat lagu Indonesia, seluruh kata di sini, mampu mewakili sisi-sisi sepi namun sarat cerita. Perasaan hati dari sisi lain manusia pada umumnya, yang identik dengan dinginnya kabut dan pelukan embun. Bisa jadi, getar kerinduan, atau getar  sepi , dan getar  harapan berbaur dalam  malam. Dimana esok adalah misteri. 

Kata kuncinya: #mimpi #Wangi Bunga 

Lirik keren lainnya, btw ini yang aku suka:

Tetesan embun mengusik mimpiKuterjagaKumerontaKutinggalkan mimpi hampa

Pada akhirnya Lagu Renjana ini direkam oleh PT Musica Studio. Yang penasaran ingin mendengar wujud asli lagunya , masih lugu tanpa aransemen kekinian, lebih sakral dan antik.Simak ketika lagu ini ditembangkan oleh Kris Dayanti dan penyanyi keren lainnya dengan warna kekinian.







3. MIMPI






Mimpi,  pertama mendengar lagu ini tahu 1998an , penyanyinya Harvey Malaiholo, selanjutnya dalam iklan promosi pagelaran Sri Mimpi Indonesia lagu ini kembali berkumandang . 

Nah, mungkin hanya dengan spiritualitas tertentu saja penikmat lagu akan  mampu mengupas makna tembang ini. Penulis coba  ya menyelami dengan versi sendiri. Bahwa ada alam atau dimensi lain yang dapat dijelajahi, mungkin  antara terjaga dan tertidur. Antara alam maya dan nyata, antara  dua dunia. 

Dalam banyak pengalaman spiritual , terjalin komunikasi  dengan semesta, mungkin juga dengan hal-hal yang di luar nalar. Alam mimpi  terkadang bukanlah mimpi, seperti tak sengaja  pengalaman kaum indigo menemukan fakta-fakta dan informasi  dari sebuah mimpi. Yang sepertinya hanya mimpi, bisa juga itu adalah realita. 

Para indigo bahkan memiliki dunia perbatasan, antara  nyata dan tidak, sesuatu yang tak kasat mata. Hanya alam bawah sadar yang mampu menggapainya. 

Kadang nyata, terkadang maya, penuh rahasia 
Semesta nan tercipta penuh tanda tanya 
Menghimbau mausia sadar kenyataan...

Dari sudut pandang yang lain, terpikirkan bahwa dalam kehidupan  tak cukup  hanya terus bermimpi, bahwa realita hidup  adalah tantangan yang semestinya dihadapi , ditaklukkan dengan daya juang. 

Lepas dari sulitnya memaknai lagu ini, aku suka oleh penghayatan  Harvey Malaiholo menyanyikannya, ditambah  nada dan iramanya yang memang karakter khas ala Guruh 





4. BULAN TOLONGLAH BETA

autannya tembangnya, dinyanyikan Andi Meriem Matalatta,  penulis share  berikut ini ya:



Andi Meriem Matalatta (alm) , disebut-sebut sebagai biduanita asal Makasar yang sering menuai pujian Guruh sebagai salah satu artis tercantik di Indonesia. Dulu  saat penulis masih duduk di SMP, sering sih  obrolan anak remaja kala itu. Bahwa karena Andi Miriem Matalatta  lah, lagu Lagu Putih itu tercipta. Nah, ini sih tebak-tebakanku pribadi , bisa jadi lagu Bulan Tolonglah Beta ini, digubah untuk Andi Meriem, sekaligus menggambarkan  sosok 'Mutiara dari Selatan' (julukan Andi Meriem Matalatta kala itu).

Paras jelita Andi Meriem Matalatta  selaras  dengan lriik berikut ini:

Dewi rembulan kau cantik cemerlang , elok bersunggingkan bintang
Wahai rembulan ciptakanlah jejak , Engkau akanlah daku jelang

Hanya saja lirik dan kalimat kalimat berikutnya  lebih ke arah fantasi dan  hal-hal yang  supra natural, meta fisik  , dan tak kasat mata

Bersamamu bersenda di awan, Bidadari dalam impian
Bintang gemerlapan , Awan berarakan, Memuja Sang Dewi Malam
Duhai rembulan, mengapa membisu, kau tlah meninggalkan daku

Ratu rembulan mari kubisikkan , beta dalam  keresahan
Kuingin bersamamu di awan  , Di taman bunga impian
Bumiku nan suram, tanahku nan rawan, sekejap kan ku tinggalkan

Berikut ini juga karakter khas  lirik lagu karya Guruh , serupa tak sama dengan lagu Misteri Mimpi

Bersamamu dalam mimpi, walaupun hanya semalam
Meninggalkan dunia yang ramai 
Bersamamu bidadari, semarakkan alam mimpi, 
esok hidupku kan segar kembali
Esok hidupku kan segar kembali.

Kata kuncinya  #bidadari #mimpi #rembulan dan #awan




5. BIDADARI TIMUR 

Tautannya klik di bawah ini ya. 




Kata-kata  yang menarik adalah lirik dibawah ini:

Bidadari Timur , #Bunga Impian Malam

#Bidadari Timur , yang #datang tadi malam, siapakah engkau sebenarnya?

Bidadari Timur , yang #datang nanti malam, bawakan daku santapan jiwa.

Jujur, penulis ngefans berat  dengan lagu ini.Penulis memiliki kesan dan  pengalaman tersendiri yang tidak akan pernah terlupakan. Kata kunci lagu ini, misteri, mistis, dramatis dan romantis. 
Lagu ini lahir dari sebuah album yang sama dengan  Seni, Aji Mumpung, pagelaran Karya GSP ke III tahun 




 6 PERTEMUAN KITA 

Klik tautan di bawah ini  untuk  kenal lagunya 


Lirik Lagu: Pertemuan Kita, Randy Anwar, 1985an. Karya Guruh Soekarno


Suka banget, penulis kagum dengan lirik lagunya, pertemuan kita bisa dimana saja, jauh di mata, tapi dekat di hati. Kata-kata Jelmaan kesannya seperti dongengan , keren . Lagu ini  menyimpan  kenangan tersendiri, untuk penulis. 





KALIMANTAN OH KALIMANTAN 

Salah satu lagu yang penulis  suka. Klik yuk tautannya di bawah ini . 

KALIMANTAN OH KALIMANTAN  (ITANG YUNAZ


KALIMANTAN OH KALIMANTAN, pertama dinyanyikan oleh Itang Yunaz tahun 1980an, selanjutnya direkam dan dinyanyikan kembali oleh Chrisye . Karya Guruh Soekarno


Ini  lagu yang juga punya kesan tersendiri, ada kenangan, ada kesedihan, ada penantian, ada upaya memburu seseorang .... Namun berujung dengan keputus asaan, pencarian tanpa membuahkan hasil. Lagu ini  ringkas, tapi berkisah...... tentang , rahasia yang tak pernah terpecahkan. 
Iramanya riang gembira, namun  saat menyimak lagi ini beserta semua liriknya,  penulis kerapkali menyeka airmata. Lagu ini sangat menyentu hati yang terdalam.

Salah satu lagu yang penulis  suka. Klik yuk tautannya di bawah ini . 





 8  DAMBAANKU LUKISAN DEWATA


Di kala itu belumlah kusadari hatiku telah terperangkap dan kau tawan
Berbagai rasa datang menghampiri
Melukis dengan jelas sesosok bayangan

Alis melekuk rembulan
Rebah di kening rupawan 
Mata kerlingan Sri bintang 
Nan tengah berteduh di balik awan 

Oh pujaanku 
Oh Rupawanku 
Oh dambaanku 

Mengapa hati jadi rawan begini 
Seolah serbasalahjika berhadapan 
Berbagai rasa datang menghampiri
Menggelut bayangan mahluk dari kahyangan 

Dagu anggun berbelah  di bawah bibir merekah
Bibir ccerah terkatup tatkala sedang asyik mengecup 

Oh pujaanku 
Oh Rupawanku 
Oh dambaanku 

(lagu tahun 1980an dinyanyikan Junaedi Salat, t )










9  LAGU PUTIH

10  SIRNA

12  PUSPA INDAH DI TAMAN HATI 

14  SENDIRI

17  AJI MUMPUNG






Senin, 11 Mei 2015

GALERI ANEKA KERAJINAN TANGAN DARI LIMBAH (RANGKA) DAUN SIRSAK , RECYCLE HANDICRAFT, SOURSOP LEAFS

Teman sesama penggemar  kerajinan tangan daur ulang, Ibu Dina sudah jago mengolah daun sirsak menjadi cantik . Ibu Dina memajangnya dalam vas bunga. Seperti  di bawah ini.
BUNGA DAUN SIRSAK WARNAH MERAH MENYALA , BUATAN IBU DINA HIKMAT,  DENGAN KARYA-KARYA RAJUTNYA , DARI PLASTIK KERESEK, TAS-TAS CANTIK (recycle , hand crafts, soursop leaves)


Ibu Yuyu dan Ibu Monique lalu bertanya,  selain dipajang begitu saja, apa ada karya lain? Ada , tapi SETEP BY STEP cara membuatnya belum bisa saya tampilkan.

Sementara saya tampolkan yang sudha jadinya saja ya. Karena untuk mengedit foto STEP BY STEP KERAJINAN TANGAN DARI RANGKA DAUN SIRSAK ini butuh waktu lumayan . Saya belum  sempat.

Ini dia hasil karya  saya baru-baru ini:

BUNGA
GALERI ANEKA KERAJINAN TANGAN DARI LIMBAH (RANGKA)  DAUN SIRSAK , RECYCLE  HANDICRAFT, SOURSOP LEAVES 

TEMPAT ATK
GALERI ANEKA KERAJINAN TANGAN DARI LIMBAH (RANGKA)  DAUN SIRSAK , RECYCLE  HANDICRAFT, SOURSOP LEAVES 

GORDEN
GALERI ANEKA KERAJINAN TANGAN DARI LIMBAH (RANGKA)  DAUN SIRSAK , RECYCLE  HANDICRAFT, SOURSOP LEAVESS 

TAS DAUN SIRSAK
GALERI ANEKA KERAJINAN TANGAN DARI LIMBAH (RANGKA)  DAUN SIRSAK , RECYCLE  HANDICRAFT, SOURSOP LEAVES 

TAS DAUN SIRSAK
GALERI ANEKA KERAJINAN TANGAN DARI LIMBAH (RANGKA)  DAUN SIRSAK , RECYCLE  HANDICRAFT, SOURSOP LEAVES 

STEP BY STEP MEMBUAT BUNGA MINI, KERAJINAN TANGAN DAUR ULANG LIMBAH, RANGKA DAUN SIRSAK ,(RECYCLE HAND CRAFTS, TUTORIAL ,SOURSOP LEAVES)





TAG:   STEP BY STEP , MAKE   FLOWERS, HANDYCRAFTS , WASTE RECYCLING, soursop leaves,


BUNGA MINI, KERAJINAN TANGAN DAUR ULANG LIMBAH,  RANGKA DAUN SIRSAK ,TAG:   STEP BY STEP , MAKE   FLOWERS, HANDYCRAFTS , WASTE RECYCLING, soursop leaves, 





Banyak  teman-teman yang sudah mahir membuat rangka daun sirsak. Yaitu daun sirsak segar (bukan kering) yang  sehabis direbus lalu diminum airnya, kemudian direndam sampai membusuk (sebulan kurang lebih, bisa lebih cepat juga). Kaku diucek perlahan, tinggal kerangka daun.

Kemudian daun sirsak ini  bisa direbus pakai wantex (pewarna textile)  kalau ingin warnanya kuat dan tidak luntur. Hanya saja pewarna textile ini , menurut hemat saya  tidak ramah lingkungan. Nanti  residunya kalau dibuang  bikin polusi.

Saya lebih suka pakai pewarna makanan, walau warnanya lemah, dan gampang luntur. Karena lebih aman kalau kita membuang sisanya. Atau ketika anak-anak kecil mengolahnya jadi kerajinan tangan, jika tersentuh kulit manusia, tidak berbahaya.

Kemudian mereka menanyakan kepada saya,  rangka daun sirsak ini bisa di jadikan apa saja?  Wah, banyak sekali. Kreatifitas kita bisa berkembang dengan  bahan ini. 

 Ya sudah, saya beri bocoran. Tadinya  STEP BY STEP ini akan saya terbitkan untuk buku saya yang ke 4.  Tapi kasihan rekan saya Ibu Dina  yang di rumahnya sudah menumpuk rangka daun sirsak. Ini dia caranya.

SIAPKAN BAHAN-BAHAN

1. Rangka daun Sirsak warna hijau
BAHAN 1, UNTUK STEP BY STEP MEMBUAT BUNGA MINI, KERAJINAN TANGAN DAUR ULANG LIMBAH,  RANGKA DAUN SIRSAK , STEP BY STEP , MAKE   FLOWERS, HANDYCRAFTS , WASTE RECYCLING, soursop leaves, 

2. Rangka daun sirsak berwarna 
(boleh merah, biru, kuning dlsbnya)
BAHAN 2, UNTUK STEP BY STEP MEMBUAT BUNGA MINI, KERAJINAN TANGAN DAUR ULANG LIMBAH,  RANGKA DAUN SIRSAK ,( STEP BY STEP , MAKE   FLOWERS, HANDYCRAFTS , WASTE RECYCLING, soursop leaves,)

3. Lem Putih MERK FOX
BAHAN 3, UNTUK STEP BY STEP MEMBUAT BUNGA MINI, KERAJINAN TANGAN DAUR ULANG LIMBAH,  RANGKA DAUN SIRSAK ,( STEP BY STEP , MAKE   FLOWERS, HANDYCRAFTS , WASTE RECYCLING, soursop leaves)

 4. Vas bunga mini dari Botol Propolis bekas
(saya menggunakan propolis merk K-Link)
yang sudah dililit menggunakan benang/keresek bekas/tali bekas.
Caranya  dapat dibaca di buku  Kreasi Daur Ulang  , Sri Anggani, Gramedia Pustaka Utama.
BAHAN 4, UNTUK STEP BY STEP MEMBUAT BUNGA MINI, KERAJINAN TANGAN DAUR ULANG LIMBAH,  RANGKA DAUN SIRSAK ,( STEP BY STEP , MAKE   FLOWERS, HANDYCRAFTS , WASTE RECYCLING, soursop leaves,)

5. Selotip krep hijau, 
khusus untuk melilit batang bunga kerajinan tangan.
BAHAN 5, UNTUK STEP BY STEP MEMBUAT BUNGA MINI, KERAJINAN TANGAN DAUR ULANG LIMBAH,  RANGKA DAUN SIRSAK ,( STEP BY STEP , MAKE   FLOWERS, HANDYCRAFTS , WASTE RECYCLING, soursop leaves)
 5. Tangkai bunga,
boleh dari rangka daun sirsak (yang bagian tengah daunnya) , atau bisa juga dari lidi yang tipis, atau tangkai bambu hias yang tipis juga. 
BAHAN 5, UNTUK STEP BY STEP MEMBUAT BUNGA MINI, KERAJINAN TANGAN DAUR ULANG LIMBAH,  RANGKA DAUN SIRSAK ,(RECYCLE HANDICRAFT TUTORIAL  ,SOURSOP LEAF)
 6. Gunting
BAHAN/ALAT  6, UNTUK STEP BY STEP MEMBUAT BUNGA MINI, KERAJINAN TANGAN DAUR ULANG LIMBAH,  RANGKA DAUN SIRSAK ,( STEP BY STEP , MAKE   FLOWERS, HANDYCRAFTS , WASTE RECYCLING, soursop leaves, )



STEP BY STEP , LANGKAH MEMBUAT, TUTORIAL :



LANGKAH 1 , Lepaskan daun sirsak dari rangka utamanya dengan cara mengguntingnya. STEP BY STEP , MAKE   FLOWERS, HANDYCRAFTS , WASTE RECYCLING, soursop leaves, 

LANGKAH 2 , Hasilnya  rangka daun sirsak jadi terbagi 2. Rangka utamanya sudah dilepas. (STEP BY STEP , MAKE   FLOWERS, HANDYCRAFTS , WASTE RECYCLING, soursop leaves,) 

LANGKAH 3 , bagian bawah yang lurus dipolesi lem putih( STEP BY STEP , MAKE   FLOWERS, HANDYCRAFTS , WASTE RECYCLING, soursop leaves, )

LANGKAH 4 a, bagian bawah yang  dipolesi lem putih lilit dan rekatkan.(STEP BY STEP , MAKE   FLOWERS, HANDYCRAFTS , WASTE RECYCLING, soursop leaves,) 
LANGKAH 4b , bagian bawah yang  dipolesi lem putih lilit dan rekatkan.( STEP BY STEP , MAKE   FLOWERS, HANDYCRAFTS , WASTE RECYCLING, soursop leaves, )


LANGKAH 4 chasil lilitannya akan menjadi bunga mawar mini  yang imut cantik ( STEP BY STEP , MAKE   FLOWERS, HANDYCRAFTS , WASTE RECYCLING, soursop leaves, )
LANGKAH 5a rekatkan tangkai ke pangkal bunga mawar daun sirsak ( STEP BY STEP , MAKE   FLOWERS, HANDYCRAFTS , WASTE RECYCLING, soursop leaves,)

LANGKAH 5b rekatkan tangkai ke pangkal bunga mawar daun sirsak( STEP BY STEP , MAKE   FLOWERS, HANDYCRAFTS , WASTE RECYCLING, soursop leaves, )

LANGKAH 5 c    rekatkan tangkai ke pangkal bunga mawar daun sirsak ( STEP BY STEP , MAKE   FLOWERS, HANDYCRAFTS , WASTE RECYCLING, soursop leaves, )

LANGKAH 5 d rekatkan tangkai ke pangkal bunga mawar daun sirsak ( STEP BY STEP , MAKE   FLOWERS, HANDYCRAFTS , WASTE RECYCLING, soursop leaves, )

LANGKAH 5 e  rekatkan tangkai ke pangkal bunga mawar daun sirsak (STEP BY STEP , MAKE   FLOWERS, HANDYCRAFTS , WASTE RECYCLING, soursop leaves), 
LANGKAH 6 a   lilit tangkai hingga ke putik bunga dengan selotip crepe warna hijau ( STEP BY STEP , MAKE   FLOWERS, HANDYCRAFTS , WASTE RECYCLING, soursop leaves, )

LANGKAH 6b  lilit tangkai hingga ke putik bunga dengan selotip crepe warna hijau ( STEP BY STEP , MAKE   FLOWERS, HANDYCRAFTS , WASTE RECYCLING, soursop leaves, )

LANGKAH 6c lilit tangkai hingga ke putik bunga dengan selotip crepe warna hijau. Hasilnya akan seperti ini. ( STEP BY STEP , MAKE   FLOWERS, HANDYCRAFTS , WASTE RECYCLING, soursop leaves, )
LANGKAH 7 Guntingi rangka daun sirsak warna hijau, caranya lipat dulu jadi 4 bagian, lalu gunting berbentuk daun. Jadi 1 lembar rangka daun jadi 4 lembar daun mini.( STEP BY STEP , MAKE   FLOWERS, HANDYCRAFTS , WASTE RECYCLING, soursop leaves,)


LANGKAH 8 a  Rekatkan daunnya, lilit lagi dengan selotip crepe hijau ( STEP BY STEP , MAKE   FLOWERS, HANDYCRAFTS , WASTE RECYCLING, soursop leaves, )
LANGKAH 8 b    Rekatkan daunnya, lilit lagi dengan selotip crepe hijau ( STEP BY STEP , MAKE   FLOWERS, HANDYCRAFTS , WASTE RECYCLING, soursop leaves, )
LANGKAH 8 c tunggu sampai lemnya kering ( STEP BY STEP , MAKE   FLOWERS, HANDYCRAFTS , WASTE RECYCLING, soursop leaves) 
BUNGA MINI, KERAJINAN TANGAN DAUR ULANG LIMBAH,  RANGKA DAUN SIRSAK ,( In   STEP BY STEP , MAKE   FLOWERS, HANDYCRAFTS , WASTE RECYCLING, soursop leaves) erbagigagasanblogspot.com

Baca  juga yuk kerajinan tangan lainnya di blog ini :


Bunga pewangi ruangan kerajinan tangan karya ibu angota komunitas daur ulang dan seni PKK RW 01 Metro, Kelurahan Manjahlega , Rancasari Kota Bandung. VASNYA KERAJINAN DAUR ULANG JUGA , TERBUAT DARI DAUR ULANG SAMPAH KEMASAN KERIPIK KENTANG BEKAS, PRINGLES, DILINGKARI KORAN BEKAS, DIBERI PEWARNA HIJAU. LALU HIAS DENGAN RENDA. 



Bunga pewangi ruangan kerajinan tangan karya ibu angota komunitas daur ulang dan seni PKK RW 01 Metro, Kelurahan Manjahlega , Rancasari Kota Bandung. VASNYA KERJAINAN DAUR ULANG JUGA , TERBUAT DARI DAUR ULANG KARDUS BEKAS DIHIASI DENGAN KERIKIL



 (PAPER PULP CRAFT, HANDMADE, RECYCLE CRAFT)


Sabtu, 02 Mei 2015

ARTIKEL, 14 tahun berdampingan dengan banjir

14 tahunn HIDUP BERDAMPINGAN DENGAN BANJIR

            Tidak mudah menjadi langganan banjir. Korban banjir sering bertahan di kawasan banjir,  karena siapa juga yang rela  meninggalkan rumah.  Maka harus  tumbuh kreatifitas untuk menghadapi banjir rutin, terutama di puncak musim penghujan.
             Banjir Tamu Tak Diundang
  Tahun 1993, saat 2 bulan  pertama tinggal di rumah  kompleks perumahan di tenggara Bandung,  rumah kami sudah terkepung banjir. Hanya tidak terlalu parah. Banjir menggenangi jalan, tapi tidak memasuki rumah.
            Tapi tahun-tahun berikutnya,  banjir  jadi langganan,  memasuki rumah kami. Betapapun kami sudah memasang tanggul tembok di pintu masuk rumah, serta mengurug  rumah menjadi lebih tinggi.
            Pengalaman pedih dan pahit  jika banjir tak terduga. Saat belum puncak musim hujan,  dan hujan sudah berhenti. Biasanya paling yang banjir hanya jalanan dan pekarangan depan rumah saja. Malamnya banjir kiriman  hadir  gara-gara tanggul jebol di dataran tinggi sana.

            Kebetulan setiap  hujan  perumahan  kami tinggal pasti lampu, entah kenapa sebabnya. Jadi habis hujan rumah kami gelap gulita. Seperti biasa  si bungsu yang masih bayi  terlelap di  kasur .
            Tiba-tiba dini hari jam 2 pagi, dalam gulita malam, terdengar  “gedumbrang”, “braaak”, dan suara amburadul dari seisi rumah. Kami menyalakan lampu senter, astaga,  baju kami basah.  Kasur sudah terendam, lemari jungkir balik, gentong berisi beras sudah  jumpalitan  tumpah ruah isinya. Tabung gas yang isinya sudah menjelang kosong bergoyang keras. Kami bergerak cepat membenahi buku-buku, dokumen,  alat elektronika.





            Semua kami naikkan ke atas  ruang tamu yang kami buat setinggi  1 meter (seperti bale-bele/dipan). Tapi ruangan ini terbatas, hanya selebar 2x3 cm. Anak-anak  kami bentangkan kasur di ruang ini. Dan tidur di atas tumpukan barang yang bisa diselamatkan.
            Tak sabar menunggu matahari terbit, kami mengungsi sementara di rumah tetangga, Ibu Tata, di  blok lain  yang banjirnya hanya 10 cm  saja. Di sana  kami dahulukan anak-anak untuk sarapan mie instan yang disumbang tetangga jauh yang tidak kebanjiran.

            Barang-barang kami lebih banyak yang rusak terendam, karena kami tak punya lantai 2 (loteng rumah). Rumah yang memiliki loteng,  lebih baik nasibnya ketika banjir, dibandingkan rumah kami .
            Kami harus menunggu surut untuk mengeluarkan mobil dari carport, sebab ketinggian banjir sudah menenggelamkan  mesin mobil. Kalau saja banjir tidak tiba-tiba datangnya, atau dengan arus mendadak yang cukup deras, setidaknya kami sudah bersiap untuk keluar dari kompleks perumahan.

            Nestapa Banjir.
            Banjir adalah kesedihan yang berulang. Tidur  di atas dipan dikelilingi air,  terasa lembab  dan tak nyaman. Untuk anak balita jelas penyakit. Untuk ke toilet juga sulit, sebab cubluk/closet juga terendam air.


            Banjir di rumah kami tak serta merta surut sehari meski matahari sudah mulai  berbinar. Dalam 3 hari barulah banjir surut. Paling cepat 2 hari lah, selebihnya  banjir di perumahan kami cukup lama. Tapi kalau hujan lagi bisa  bersambung banjirnya jadi 1 minggu. Namun lebih memprihatinkan mereka yang kebanjiran di Baleendah.... bisa  berminggu-minggu. 
Di tempat lain ada yang kalau banjir hanya sehari saja, itu saja mereka sudah heboh kewalahan. Padahal banjirnya  hanya 20 sampai 30 cm saja. Tapi begitulah banjir, biar dangkal atau dalam,  biar hanya sejam, memang merepotkan empunya rumah. 



            Anak-anak kami  tumbuh dalam suasana banjir rutin hingga si sulung  mencapai usia  remaja. Kami tinggal 14 tahun di kawasan yang setiap musim hujan jalannya tergenang, dan setiap puncak musim hujan, rumah kami terendam minimal lebih dari 1 hari 1 malam.

 Dalam banjir sulit untuk menyediakan makanan, sulit untuk memasak, sulit untuk beraktifitas, sulit untuk ke WC, terutama anak anak masih bayi dan balita. Tidak mandi , sampai sepekan karena banjir, itu sudah biasa. Sumber air bersih ikut tercemar karena banjir.
Ketika anak berangkat sekolah,  ayahnya akan menggendong sampai ke tempat yang tidak banjir. Sepatunya ditenteng dalam keresek. Nanti di angkot  baru pakai sepatu. Itulah kehidupan anak-anak saya setiap musim banjir.
Sedihnya banjir di tempat kami tidak pernah surut dalam  2 hari, biasanya 3 hari baru surut.  

           Memang seperti kebanyakan korban banjir lainnya,  tak ada pilihan  tempat tinggal, selain rumah  di lokasi banjir, itulah yang terjangkau oleh kantong. Rumah yang kami beli dengan  hasil perjuangan sendiri, bahu membahu.

            Ada kawasan lain yang ketika ditinggal  penghuninya untuk mengungsi, dimanfaatkan oleh maling untuk menjarah.Sangat memprihatinkan.

            Dalam banjir berbagai kecelakaan motor terjadi, lubang-lubang yang  memang banyak menghiasi jalan  komplkes  menjungkir-balikkan mereka. Mobil terperosok ke selokan besar atau sungai, pernah terjadi. Karena tak ada bedanya antara jalan dan sungai. Becak terjerambab, sangat mengenaskan.
            Belum lagi bahaya kesetrum  bagi mereka yang tak sengaja melewati kawasan banjir,  tapi  ada kabel listrik putus dan jatuh sehingga listrik  mengalir lewat media air, menyengat manusia.
            Banjir juga menyisakan penyakit. Sakit kulit karena air banjir, dan sakit pernafasan. Pasrah  atas rusaknya perabotan  dan elektronika, mau tak mau. Sedih memang. Pernah selama seminggu rumah kami terendam, dan saat pulang, panci periuk dan wajan sudah berubah karatan. Kusen rumah kian lapuk, tembok menjadi kumuh kecoklatan. Tanam-tanaman sebagian besar mati terendam.
            Saat mengungsi, korban banjir seperti kami menjadi korban perasaan. Pernah kami mengungsi  di rumah  kerabat. Terus terang rasanya malu dan tak enak. Apalagi saat banjir anak bungsu saya sedang sakit campak. Untung sudah hampir sembuh. Suasana yang sangat tidak enak.
            Banjir  melengkapi kerugian moril dengan kerugian materil.


            Kerja Keras Paska Banjir
            Berjibaku mengeruk lumpur yang tebalnya sampai 5 cm untuk yang kami lakukan. Tapi saudara-saudara kami di  bantaran sungai punya tugas mengeruk lumpur sampai 20 cm tebalnya. Lumpur menyelimuti kamar tidur, kursi, meja, bahkan kasur.
            Menyelamatkan buku-buku dan dokumen yang basah serta menjemurnya harus itu. Membuang sampah  yang  berlabuh didapur, di atas kursi, di teras rumah, di pekarangan  bisa sampai berkarung-karung. Mulai dari sampah plastik,  kecoa, ular kecil, tikus mati , sampai kotoran manusia entah dari mana.
            Tak cukup 3 hari untuk membuat rumah betul-betul bersih dari lumpur dan sampah. Dan tak cukup seminggu untuk menunggu rumah tak lagi lembab.

            Kiat Berdampingan dengan Banjir.
  1. Berangsur perabotan  lemari kami ganti menjadi container yang kedap air (ada penutup atasnya), lalu menyimpannya kami tumpuk. Baju, buku , dan barang penting  kami simpan dalam container plastik berkualitas tinggi. Tujuannya, ketika kami harus mengungsi, mudah membawanya. Dan kalaupun  masih di rumah , setidaknya  masih bisa terselamatkan.
  2. Selalu siap lampu senter dengan batu baterai. Akan diperlukan saat banjir tiba.
  3. Selalu siap dengan Ponsel  yang terisi penuh baterainya, juga radio dengan baterai untuk mendengarkan berita. Misalkan kabar  banjir kiriman akan datang  , atau jebolnya sebuah tanggul yang berdampak ke kediaman kita.
  4. Selalu siap air minum kemasan dalam dus  (botol) dan  makanan cepat saji (mie instan), termos, biskuit/roti, di tempat yang aman. Juga obat-obatan.
  5. Siapkan juga jeriken untuk persediaan air bersih yang  pasti terjadi setiap banjir. Simpan di tempat yang aman.
  6. Sebaiknya memiliki loteng (rumah 2 lantai)  untuk evakuasi sementara. Dan barang-barang yang penting disimpan di lantai atas.
  7. Jangan ambil resiko ketika tanda-tanda hujan deras  dan banjir  meningkat, lalu bertahan di rumah. Segera evakuasi keluarga,  mobil, barang-barang penting, kunci pintu dan jendela untuk menghindari penjarahan, segera beranjak ke tempat aman.
  8. Padamkan listrik utama rumah jika banjir. Air adalah pengantar listrik  yang baik, setrumnya bisa mengalir menyambar manusia. Dan jika bekas banjir, tunggu sampai betul-betul kering  lubang stop kontaknya, karena bisa berakibat kortsluiting listrik.
  9. Ganjal barang-barang dengan batu batako agar posisinya lebih tinggi.
  10. Siapkan selalu desinfektan dan lap pel serta ember , sendok semen pengeruk lumpur, perkakas yang memadai  untuk  membersihkan  rumah dan pekarangan seusai banjir.
  11. Untuk pakaian, miliki sepatu boat yang sangat perlu setiap banjir. Termasuknya juga peralatan darurat evakuasi seperti ban berenang hitam dan pelampung.
  12. Seorang teman saya menyimpan dokumen penting di safe deposit box bank yang aman (tidak terkena banjir). Jadi ketika bencana banjir datang  , tidak terlalu cemas.
  13. Ada juga teman saya yang di rumah lantai 2 nya, tersedia perahu karet. Mungkin agak berlebihan, tapi tidak ada salahnya bukan.