Daftar Blog Saya

Minggu, 23 Juli 2017

Kala Siang , di Saung Papatong Lembang, Kuliner Kekinian Bersanding Kuliner Kenangan





NGOPI DI PAPATONG, di Saung Papatong Lembang 


Survey ke Lembang

Bandung , Rabu Ceria. Tanggal 19 Juli 2017. 


Senyum  mentari selalu manis , ketika  tarian awan  melukis pagi. Dedaunan selalu  cantik , ketika angin  memainkan orkestra alamnya. Bunga-bunga  selalu  indah fantastik , selalu  memainkan warna-warna kenangan di hati  kita.

Bunga-bunga di Saung Papatong Lembang, Bandung, Wisata Bandung Utara, Bandung Juara , Tempat kuliner ala Sunda yang kekinian . #SaungPapatong #Wisata Kuliner #KulinerBandung #BandungJUara #KUlinerSunda


Cieee.., cieee ... berpuisi  nih . Sembari duduk di sebuah mobil  dimana saya menumpang.

Mobil yang dikemudikan  sahabat saya Bunda Yuni  melaju lembut di atas lintasan   kota Bandung menuju utara.  Di sebelahnya Bunda Yuni duduk  teman kami yang cantik  Bunda Iis, dan senyum berlesung pipinya selalu mengembang . Di samping saya duduk Bunda Elly dengan canda serunya yang meramaikan perjalanan.


Biasalah, ceritanya emak-emak Lolita. Fokusnya banyak tentang perkembangan cucu-cucu  dengan tingkah polah yang bikin ketawa. Semisal tentang cucunya Bunda Elly yang  masih usia 2 tahun setengah tapi sudah ikut play grup.  Sempat mogok , minta  ‘sekolahnya’ di rumah saja. 

Mobil melaju teriring irama  musik. Yup,  Bunda Yuni  memang jempolan dalam banyak hal. Salah satunya  mengemudi mobilnya mantap,  di usia Lolita (lolos Lima Puluh Tahun) masih cekatan mengemudikan sedan kecilnya yang ditumpangi  sesama Enin-enin (= nenek ,bahasa Sunda).

Padahal lalu lintas kiwari Kota Bandung  tidak segampang itu ditaklukkan. Perlu daya konsentrasi tinggi plus   kesabaran super , menghadapi amburadulnya pengendara. Mulai dari roda dua yang  sering bikin kaget karena suka mendadak  nyalip menyerempet. Belum lagi yang parkir sembarangan, yang berhenti mendadak, ditambah   lautan kemacetan rutin di seantero jalan.

Hari itu kami diajak Bunda Iis  . Hatur nuhun pisan ya Bunda Iis ,  diajak survey ke lokasi dimana hari Sabtu tanggal 22 Juli akan ada acara surprise bagi ibunda beliau yang genap berusia 90 tahun . Usia 90 tahun tapi masih tegap, sehat dan tidak pikun. Selalu penuh senyum. Duuuh,  alhamdulillah ya.
Hatur nuhun pisan juga ya Bunda Yuni  saya  jadi ikut tamasya nih  dengan menumpang mobilnya.

Wisata kulinar dengan taman yang indah, di SaungPapatong Lembang. Tak Jauh dari Tahu Lembang dan Pasar Lembang. Di sini juga tersedia villa , bungallow dan bisa menginap sekalian. Untuk arisan dan  temu kangen tempatnya pas banget, makanannya enak . Ada ruang pertemuan, panggung, live music


Saung Papatong,  duuuh segarnya.

Jalan menuju Lembang berkelok kelok setelah melewati Jalan Setiabudi teratas / paling utara. Jadi ingat kenangan masa kecil, saat Lembang masih  berselimut sawah dan kebun , masih dingin berkabut, masih penuh warna bunga.

Kini di sisi kanan kiri jalan penuh dengan  kedai-kedai kuliner dan cafa serta restoran dan hotel / penginapan/bungalow.  Menikmati indahnya  Lembang , sampai juga kami di Saung Papatong. Papatong dalam bahasa Sunda artinya Capung.....  Serangga cantik yang lincah dan ceria menghias  alam yang masih asri . 


Memasuki lapangan parkir yang sangat luas, kami turun dari mobil. Dan ...... segaaaar..., udara yang adem, langit yang teduh, semilir angin yang harum pegunungan. Aroma cemara, rerumputan atau bunga.. entahlah. Yang jelas sensasi  bahagia mengalir di antara nafas dan degup jantung kami.
Rasa letihpun  rontok seketika.Menyaksikan  hamparan rumput hijau, gemericik air  kolam, bebungaan , pepohonan, dan jernihnya siang.

Saung Papatong Lembang,  Segaaarrr , adem , asri dan indah

Ada permintaan maaf terpampang , mohon maaf jika  suasana kurang nyaman. Lantaran sedang ada pembangunan Guest House, Bungalow (sudah jadi, keren  dan artisik sangat  ) .Nanti juga akan ada kolam renang.

Saung Papatong Lembang

Waaah, nantinya akan ada resto yang  luas dan dapat dijadikan  hall tempat rapat, pertemuan, atau reuni . Bisa juga untuk acara-acara besar seperti resepsi . Tampak gedung yang sedang dalam tahap konstruksi.

Latar belakang nantinya ada resto  dan hall yang lebih besar di Saung Papatong


Namun sebagai resto  unik  ada bangunan-bangunan yang telah berdiri ,  menawarkan   kuliner  ala Karuhun Sundanya. Plus kuliner pelengkap lainnya khas Indonesia banget. Tapi juga ada kuliner pembauran dan kekinian semisal pisang goreng karamel gitu lho. 

Bangunan yang sudah  berdiri sebagai  dapur dan front office  membuat saya  terkagum-kagum. Jadi teringat rumah masa kecil di sebuah  pedesaan di Gandok Ciumbuleuit Bandung, yang sekarang sudah  lenyap berubah menjadi galeri Ciumbeluit.

Nuansa Tempo Dulu,  tampilan Unik Antik  dalam sajian kekinian, Saung Papatong, Lembang

Saat menatap daun jendela-jendela kayu solid / jati bercat  hijau , dengan gaya  daun jendela yang sangat khas jadul  . Ternyata  bangunan ini adalah replika rumah kenangan masa kecil  pengelola  Saung Papatong ini.  Rumah aslinya dulu ada di kawasan Inhoftank dan  berdinding bilik anyaman bambu. Tapi yang ada di Saung Papatong ini dindingnya diubah menjadi dinding bata.




Siapapun yang mengalami masa kecil di wilayah Bandung dan Priangan akan terpikat habis oleh kenangan. Apalagi saat kami  dipersilahkan melepas penat  di antara meja-meja jati tua  yang kokoh. Dengan kursi-kursi antiknya.



Saung Papatong Lembang 

Saung Papatong Lembang

Saung Papatong Lembang 


Ada sejenis meja bar namun berjajar botol-botol minuman racikan bahan segar alami dengan nuansa  rempah ala Indonesia tempo dulu.  Yang notabene berkhasiat  herbal  . Peralatannya juga bikin kesengsem. Benar-benar nuansa masa kecil tempo dulu.

Termos air panas, kendi, botol-botol minuman  sirup natural ala jadul, piring enamel berhias  corak kembang, gelas mug enamel  seperti punya saya empat puluh tahun silam. Asli kami dihanyutkan  dalam buaian kenangan indah. 


Nuansa Kenangan Tempo Dulu, dalam  Gaya Cozy Kekinian , di Saung Papatong Lembang , Jalan Raya Lembang 171, Lembang, Jawa Barat 


Minuman dan Kuliner Kekinian Bernuansa Kenangan Tempo Dulu , Saung Papatong . Minuman Alami Berkhasiat Menyehatkan .


Duduk di sini saya dapat melihat saung-saung bertebaran di beberapa sudut. Saung yang mengingatkan pada rumah-rumah panggung ala Sunda jadul. Khas Bandung dan khas Priangan. Saat dulu pemukiman di Bandung berbentuk perkampungan-perkampungan.

Saung Papatong, saung-saung yang nyaman , suasana bersantap dengan kuliner warisan tradisi  etnis  setempat dan kuliner  kekinian. 


Kuliner Di tengah Kenangan

Yaaay ,  Bunda Iis menraktir kami dengan  makan siang di tengah  hamparan suasana adem asri ini. Hatur nuhun  pisan.

Maka muncullah  tempe mendoan panas dengan taburan cabai rawit hijaunya. Kontan  kami mengunyah rasa crispy dan gurih yang melapisi  tempe mendoan ini.
Tempe Mendoan Saung Papatong Lembang  


Teh panas dalam gelas yang juga antik modelnya , datang melengkapi obrolan dan diskusi kami, menyemarakkan  suasana. Bunda Iis memang seksi sibuk sebagai panitia inti acara  22 Juli. 

Sop Buntut , dengan potongan sayurannya. Semangkuk nasi dan emping,  itu menu pilihan Bunda Yuni dan Bunda Elly. Saya memilih  nasi Ayam Penyet  saja. Coba mencicipi supnya,  rasa gurih kaldu buntut sapi  berkolaborasi dengan potongan kentang, wortel, sayuran  dan  daun bawang.... Mmmm . Emping yang garing renyah , kriuk-kriuk mengiringi  saat  sup diseruput dan dikunyah.

Mmmm , Yummmy sop buntut  warisan leluhur di Saung Papatong Lembang .

Bunda Elly  siap menyantap kuliner hangat ala Saung Papatong Lembang

Ini menu pilihan saya, ayam Penyet yang bumbunya sangat meresap  gurih sampai mantap. Ala Saung Papatong Lembang 


Ayam penyet yang saya pilih benar-benar empuk dan bumbunya sangat  terserap sampai serat  yang paling dalam daging ayam gorengnya. Gurih  rasa bumbu olahan  bawang dan rempah kemungkinan diolah agak lama sehingga bumbunya betul-betul terasa dalam setiap lembar sertanya. Spesial sih menurut saya.

Jujur saja saya suka sekali sambalnya yang disajikan di dalam cobek batu mungil. Dengan lalaban , tempe dan tahu. Nyam nyam. Nah Bunda Iis memilih  nasi dengan bebek goreng. Wah, kabita jadinya. Tapi  karena perut kami sudah perut Lolita , jadi hanya bisa  satu jenis menu saja.

Karuhun Premiunm, Minuman resep warisan leluhur , dengan kayu secang sebagai salah satu bahannya, berkhasiat herbal,  rasa segar hangat, ala Saung Papatong


 Seruput Minuman  Secang Tradisionil Bernuansa Herbal

Di Jogja dan Solo  ada minuman  ala bangsawan yang  menggunakan kayu secang sebagai bahannya. Minuman ini tersaji dalam racikan rempah yang menyehatkan .

Nah di Saung Papatong ada yang namanya Karuhun Premium, minuman  berkhasiat  warisan leluhur 

Betul sekali, saat minuman hangat ini tersaji dalam warna merah alami , natural tanpa tambahan zat pengawet atau kimia. Bahan-bahannya   memang natural , segar. Pantas saja  saat menyeruput kehangatannya ada rasa  fantastis yang mengalirkan hangat di kerongkongan dan tenggorokan.

Larutan gula disajikan terpisah dalam gelas sloki mini.  Saya memilih tidak meminum dengan larutan gula, cukup minuman berkayu secang ini  sudah terasa sangat lezat.
Rasa yang menyegarkan tubuh . Menghilangkan penat . 
Minuman Hangat dengan bahan secang , Saung Papatong Lembang #KaruhunPremium

   
Saung Papatong ini  baru lebih kurang setahun berdiri. Tadinya saung ini berupa hamparan kebun sayuran yang teramat luas. Kini setelah dirintis menjadi  saung yang menyajikan kuliner ,  , owner mulai mengembangkan sayapnya  untuk membuat  bungalow  dan guest house serta nantinya ada kolam renang dan galeri craft.
 
Ownernya pasangan Bpk Oscar dan Fifi Jane memang  sudah lama berkarya craft dan souvenir bernuansa kulit asli. Produk  mereka dapat disaksikan di Inacraft.




Btw, hatur nuhun ya Bunda Iskania sudah menraktir kami dan mengajak jalan-jalan ke sini.  
Saung Papatong  yang Lokasinya di Jalan raya Lembang 171, dari arah Bandung ada di sebelah kiri, tepat di tikungan ke Jl Sersan Bajuri,  lokasinya sejajar Tahu Susu Lembang. Namun  lebih ke selatan ( arah Bandung )

Untuk  menyimak lebih jauh , bisa juga sih singgah di  INSTAGRAM SAUNG PAPATONG

Hari Sabtu tanggal 22 Juli kami balik lagi kemari untuk hadir di acara Miladnya Bunda Hj Nyimas Atikah yang ke 90 . Wah, membaur di acara keluarga besar nih. Keluarga (alm)  H RE Tossin Hadi Sasmitaatmadja , penuh hikmat dan ceria  acaranya. Juga mengharukan. 


#SaungPapatongLembang
Saung Papatong Lembang Juli 2017


Saung Papatong Lembang Juli 2017


tags: #SaungPapatong #WisataLembang #KulinerSunda  #KulinerHerbal #WisataBandung #SaungPapatongLembang 








Tidak ada komentar:

Posting Komentar