Daftar Blog Saya

Sabtu, 04 Juli 2015

My Diary: The Story of Fahmi and Putri


baca selengkapnnya di:


Kemarin , Jumat tgl 3 Juli 2015. 

 Putri , kerap memuja indahnya Arc de Triumph.. dan Fahmi  menjelaskan sejarah penaklukan hingga Kuburan Prajurit Tanpa Nama di bawah lengkungannya....

Putri ..mengagumi bentuk Eiffel yang 'jantan namun anggun", kemudian Fahmi melengkapinya dengan hitung-hitungan jumlah besi yang diperlukan untuk menopang ke empat kakinya (Lelaki Pembawa Bunga -FANDI SIDO)


Satu  buku  hadir di genggaman, …… (gembira).


Akhirnya........  The Story of Fahmi and Putri sampai di tanganku, (……..senyum……..)

Terimakasih, terimakasih.... kata-kata itu saya poskan  di fb , dan  terimakasih lewat tulisan ini… @kompasiana @Mbak Sekar Mayang, @Desol Desy , @Granito Ibrahim @para admin fiksiana community,@Jentera Pustaka.dll..dll


Memang sudah tak sabar saya ingin memaca seluruh isi  buku yang berisi kumpulan KISAH PENDEK TENTANG KISAH-KISAH PENDEK  (begitu dituliskan oleh Granito Ibrahim  ,admin Fikisiana Community, dalam buku yang diterbitkan Jentera Pustaka ) .

Buku antologi cerita mini ( karya 30 kompasianer yg tergabung dalam fiksiana community) bakal jadi kawan senggang kami. Dalam  segala kesempatan. Jelang tidur malam, atau saat bersantai bersama di serambi belakang rumah, dalam keteduhan  rumpun bambu.

Di dalamnya ada 30 ragam jendela jiwa , dimana  saya, anak-anak, bakal asyik menyusuri jalan-jalan cerita menuju jendela itu.

Buku terbitan Jentera  Pustaka (penerbit Mata Pena Grup)  yang dieditori oleh Sekar Mayang , diantar dengan kata-kata Granito Ibrahim (admin Fiksiana Community) ,  akan saya pajang di ruang tamu. Biar tamu-tamu ikut membaca, karib kerabat  juga. Di dalamnya ada warna-warna hati yang semarak,

Setiap  cermin memiliki karakter bahasa  cinta  dengan keunikan masing-masing. Asyik sekali menyusuri, setiap judul demi judul, kalimat per kalimat…… hingga berlabuh di  happy ending cerita……  

Tema yang diusung memang tokoh sentral Fahmi dan Putri, sebagai hadiah pernikahan bagi sejoli  unsur Fiksiana Community ini. Ternyata dari 30 kepala bisa lahir  kekayaan imajinasi dengan  gaya masing-masing.  

Mulai dari sentimentil sampai yang tragis , misterius dan dramatis. Dan yang bikin  ketawa cekakakan.

Rasanya Fahmi tak sanggup lagi  untuk mengayuh becak. Tubuhnya terasa pegal. Putri menyeka peluh Fahmi perlahan dengan slembar saputangan handuk. Gerakannya begitu  begtu halus. Ah, Fahmi tak mau kehilangan Putri. Tapi, apakah ia sanggup melewati tantangan ini? (Cinta ditarik Becak – Hastira).

Kisah perjuangan Fahmi yang rela menarik becak demi mendapat restu calon mertua, ayah Putri.
  
Saya pribadi suka dengan misteri aroma melati  “Malam Pertama” karya Desy Desol… Mungkin karena saya penyuka kisah-kisah misteri. Saat sang tokoh menyusuri malam dalam balutan frustrasi dan apatis atas  rasa kecewa terhadap ayahnya sendiri.


Saya suka  alinea ini:
Cantik sekali. Aku lihat Putri mengenakan kebaya merah. Senyumnya merekah dengan balutan gincu senada bajunya…..

Suka dengan  sosok Putri yang penyuka melati, suka berkebaya , warna merah. Tak dinyana Putri  melampiaskan dendam, lewat bantuan tangan ibunya… Hingga sang tokoh baru menyadari,  istrinya  dari dimensi astral… telah mengantarnya ke alam kubur….. Hiiiii







Selamat ya  buat Putri dan Fahmi .... Fiksiana Community..

Ohya  , hadiah saya buat Fahmi and Putri, "Putri , kubawakan pegakuan dan Ketulusan...."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar